1.002 Kasus Stunting, Pemko Padang Lakukan Hal Ini

Kegiatan sosialisasi stunting

HALONUSA.COM – Dinas Kesehatan Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bertekad mempercepat penurunan kasus stunting di Kota Padang.

“Ditargetkan tahun ini angka stunting Kota Padang dapat berada di angka 15 persen dari 18,9 persen,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati usai diskusi panel manajemen penanganan kasus stunting di Kota Padang, Rabu (31/8/2022).

Bacaan Lainnya

Srikurnia Yati mengungkapkan, berdasar data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilakukan Kementerian Kesehatan terdapat sebanyak 3.264 kasus stunting di Kota Padang pada tahun 2021 lalu.
Kemudian data itu dilakukan validasi pada tahun 2022 bersama dengan petugas gizi, kader kesehatan di kecamatan dan kelurahan sehingga didapatkan data hanya 1.002 anak di Kota Padang yang mengalami Stunting.

“Terjadi penurunan data karena ada salah penimbangan, dan alat yang digunakan. Kita bersama kader turun ke kecamatan dengan membawa alat yang sesuai standar, begitu dilakukan penimbangan lagi hanya terdapat 1002 anak yang stunting,” ujarnya.

Menurut Srikurnia Yati, dari 1.002 kasus Stunting di Kota Padang telah dilakukan upaya pemetaan agar tindaklanjut penanganan penurunan kasus dapat dilakukan.

Misalnya saja 11 OPD terkait harus berkomitmen mempercepat penurunan kasus stunting pada wilayah masing-masing.

Kemudian Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bertugas mencari CSR dari berbagai pihak untuk menjadi orangtua asuh bagi anak yang mengalami kasus stunting.

Pos terkait