10 Hari Pencarian, Siswa MAN 1 Lubuk Sikaping Akhirnya Ditemukan

Tim Pencarian mengangkat korban keluar dari lokasi Air Terjun (Foto: Basarnas Padang)
Tim Pencarian mengangkat korban keluar dari lokasi Air Terjun (Foto: Basarnas Padang)

HALONUSA.COM – Jenazah siswa Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Lubuk Sikaping yang hilang di Air Terjun Bayang Air, Tanjung Alai, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman akhirnya ditemukan.

Korban yang diketahui bernama Afif tersebut berhasil dievakuasi pada pencarian hari terakhri yaitu hari ke-10 setelah dilakukan perpanjangan pencarian selama 3 hari.

“Alhamdulillah sudah berhasil dievakuasi tadi pagi,” kata Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Abdul Malik.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, jenazah siswa MAN 1 Lubuk Sikaping tersebut berhasil dievakuasi pada pukul 08.15 WIB dan dibawa ke Ambulans sekitar pukul 09.30 WIB.

Sebelumnya, tim Pencarian dan Pertolongan sempat kewalahan dengan cuaca ekstrim dan juga keadaa lokasi yang juga sulit untuk melakukan pencarian.

Kasiops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Octavianto mengatakan untuk pencarian tersebut pihaknya bersama tim yang tergabung mengalami permasalahan yang kompleks.

“Permasalahannya sebenarnya kompleks ya, karena dari hari pertama sampai hari ke-7 itu hujan deras yang mengakibatkan debit air tinggi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengalami kesulitan karena banyaknya kayu besar di lokasi pencarian dan juga ketinggian air terjun yang tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian.

“Tapi sampai hari ini kami masih terus beruoaya untuk melakukan pencarian tersebut, semoga saja korban bisa ditemukan dan bisa dievakuasi,” katanya.

Ia mengatakan, pencarian akan berakhir pada Selasa 22 November 2022 besok sesuai dengan prosedur pencarian selama 7 hari ditambah 3 hari.

Sebelumnya, Kasiops Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang Octavianto menyampaikan kronologi tenggelamnya remaja di Air Terjun Bayang Air, Tanjung Alai, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.

Ia menyebutkan, remaja tersebut merupakan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lubuk Sikaping.

Ia menceritakan, berawal satu lokal siswa MAN 1 Lubuk Sikaping yang didampingi salah seorang guru pergi mandi-mandi ke Air Terjun Bayang Air.

Pos terkait