204 Anak di Sumbar Positif Covid-19, IDAI Sebut Vaksinasi Belia Dibutuhkan

204 Anak di Sumbar Positif Covid-19, IDAI Sebut Vaksinasi Belia Dibutuhkan
Vaksinasi anak di bawah 12 tahun (Foto: Dok. Polres Kepulauan Mentawai)
HALONUSA.COM - Sebanyak 204 anak di Sumatera Barat (Sumbar) dikabarkan positif penularan penyakit virus Covid-19.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumbar, dr Finny Fitry Yani mengatakan, vaksinasi anak sangat dibutuhkan.

"Penambahan anak positif (Covid-19) itu ada, untuk itu vaksinasi dibutuhkan untuk membentuk dan melatih tentara khusus di tubuh anak," katanya, Senin (14/2/2022).

Selain itu, katanya, penegakan protokol kesehatan (prokes) harus lebih diketatkan lagi agar kejadian sejumlah sekolah yang 'lockdown' di tak terjadi lagi.

"Tindakan dan respons cepat dibutuhkan agar penularan penyakit ini tak meluas, seperti tracing dan tes swab," katanya.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar, jumlah anak dari usia 0-18 tahun yang positif Covid-19 selama Januari 2022 berjumlah 204 orang.

Sejatinya, pemerintah menggencarkan pelaksanaan vaksinasi terhadap anak umur 6 hingga 11 tahun.

Bahkan di Sumbar, vaksinasi tersebut sampai dilombakan oleh polisi yang bertajuk Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin).

“Kami mendorong orang tua untuk mengajak dan mengedukasi anaknya agar ikut vaksinasi ini,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto.

Menurutnya, vaksinasi anak dilakukan agar bisa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) secara utuh atau 100 persen.

"Ajakan dan edukasi orang tua sangat berpengaruh untuk meningkatkan minat dan keinginan anak untuk divaksin,” ucapnya. (*)

Berita Lainnya

Index