21 Perempuan di Sumbar Jadi Korban Pemerkosaan Selama 2022

Ilustrasi rudapaksa. (Foto: Dok. Shutterstock)
Ilustrasi rudapaksa. (Foto: Dok. Shutterstock)

HALONUSA.COM – WCC Nurani Perempuan mencatat, kasus kekerasan terhadap perempuan di Sumatera Barat masih tergolong tinggi.

Pasalnya, terhitung Januari hingga November 2022, WCC Nurani Perempuan mencatat telah terjadi 94 kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Hingga saat ini, ada sebanyak 94 korban yang melaporkan kekerasan terhadap perempuan kepada kami sejak Januari sampai November ini,” kata Direktur WCC Nurani Perempuan Rahmi Meri Yanti, Sabtu 26 November 2022.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, dari 94 kasus tersebut 51 diantaranya merupakan kasus kekerasan seksual yang terjadi di Sumatera Barat.

“38 korban merupakan korban KDRT, 2 korban merupakan korban penganiayaan, 2 korban merupakan korban perundungan/bully dan 1 korban kekerasan dalam berpacaran,” lanjutnya.

Ia merinci, dari 51 korban kekerasan seksual tersebut, 21 diantaranya merupakan korban kekerasan seksual pemerkosaan.

“Pelecehan seksual fisik dan nonfisik 21 korban, sodomi sebanyak 2 korban dan kekerasan berbasis elektronik (KBGO) sebanyak 7 korban,” lanjutnya.

Menurutnya, kebanyakan korban kekerasan seksual tersebut merupakan anak di bawah umur dalam rentang 0 sampai 15 tahun.

“Dari keseluruhan korban kekerasan seksual ini, sebanyak 30 korban merupakan korban usia anak (0-17) dan 21 korban merupakan usia dewasa (18+),” tutupnya. (*)

Pos terkait