3 Sumber PAD Kota Padang dengan Pencapaian yang Sedikit

ilustrasi PAD
ilustrasi PAD

HALONUSA.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang hingga akhir semester satu tahun 2022 lalu baru mencapai angka 29,95 persen.

Sementara target PAD yang harus dicapai hingga akhir tahun nantinya adalah sebanyak Rp989,9 miliar.

Bacaan Lainnya

Tercatat, hingga akhir semester 1 tahun 2022, Pemerintah Kota Padang dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerahnya (OPD) baru mengumpulkan uang sebanyak Rp296.448.476.154.

Untuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang yang merupakan sumber pendapatan, baru mengumpulkan sebanyak 27,10 persen dari targetnya.

Angka yang diperoleh adalah sebanyak Rp210.437.344.201 dari target sebesar Rp776.576.276.598.

Kepala Bapenda Kota Padang, Yosepriawan mengatakan bahwa ada beberapa item yang hasil pendapatannya sangat kurang.

1. Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah & Bangunan (BPHTB)

“Untuk BPHTB ini, capaian kita masih sebanyak 10 persen dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 ini,” katanya.

Menurutnya, angka yang diperoleh baru sebanyak Rp41.628.445.982 dari target sebesar Rp405.011.276.598.

Ia mengatakan, untuk perolehan tersebut tidak sesuai dengan target yang ditetapkan, karena transaksi jual beli tanah atau bangunan masih kurang di tahun 2022 ini.

“Ini perolehannya sangat bergantung pada transaksi jual beli properti, semakin banyak orang mengalihkan haknya, semakin banyak pajak yag diperoleh,” katanya.

2. Pajak hiburan

Untuk pajak hiburan, Pemko Padang saat ini baru memungut sebanyak 24,59 persen dari target yang ditetapkan di APBD tahun 2022.

Pos terkait