50 Kata Bijak Soekarno Bisa Untuk Status Media Sosial

Soekarno
Soekarno

HALONUSA.COM – Soekarno adalah Presiden pertama Republik Indonesia. Sebagai seorang Presiden, kata-kata yang diucapkan kebanyakan merupakan motivasi dan sangat bijak.

Berikut 50 kata bijak Soekarno yang bisa dijadikan status di Whatsapp, Isntagram, Facebook dan juga tiktok.

1. “Aku tidak mengatakan, bahwa aku menciptakan Pancasila. Apa yang kukerjakan hanyalah menggali jauh ke dalam bumi kami, tradisi-tradisi kami sendiri, dan aku menemukan lima butir Mutiara yang indah”.

Bacaan Lainnya

2. “Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, berjuang karena rakyat, dan aku penyambung lidah rakyat”.

3. “Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsanya hidup dalam damai dan persaudaraan”.

4. “Saatnya telah tiba untuk meyakinkan dunia bahwa aku bukan boneka Jepang”.

5. “Aku tinggalkan Kekayaan alam Indonesia, biar semua negara besar dunia iri dengan Indonesia, dan aku tinggalkan hingga bangsa Indonesia sendiri yang mengolahnya”.

6. “Rakyat padang pasir bisa hidup, masa kita tidak bisa hidup!”

7. “Engkau telah sering mendengar mengenai diriku, bahwa aku ini sejak umur 16 tahun telah mencemplungkan diri dalam gerakan untuk Tanah Air, bangsa, dan cita-cita”.

65 Caption Receh dan Menghibur untuk Postingan Instagram
©2020 Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

8. “Dua sifat yang berlawanan. Aku bisa lunak dan aku bisa cerewet. Aku bisa keras dan laksana baja dan aku bisa lembut berirama”

9. “Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya.”

10. “Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.”

11. “Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali.”

12. “Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.”

13. “Jika kita mempunyai keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu-membahu mewujudkannya.”

14. “Dari sudut positif kita tidak bisa membangunkan kultur kepribadian kita dengan sebaik-baiknya kalau tidak ada rasa kebangsaaan yang sehat.”

Pos terkait