8930 Pengendara Ditilang Selama Operasi Lilin 2021

8930 Pengendara Ditilang selama Operasi Lilin 2021
Ilustrasi penilangan yang dilakukan oleh Kepolisian

HALONUSA.COM – Kepolisian Republik Indonesia mencatat selama Operasi Lilin 2021 sebanyak 8.930 Pengendara diberi tindakan tilang. Angka tersebut meningkat sebesar 58 persen dibanding Operasi Lilin 2020 yakni 3.768 pengendara ditilang.

“Peningkatan juga terjadi terkait teguran pelanggaran lalu lintas. Pada Operasi Lilin 2021, sebanyak 68.572 pengendara mendapatkan teguran. Sementara pada Operasi Lilin 2020 hanya 20.395 pengendara mendapatkan teguran,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.

Bacaan Lainnya

Untuk tren gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat juga mengalami peningkatan sebesar 18 persen. Dari lima kejahatan yang menonjol, kasus pencurian dengan pemberatan paling meningkat.

Tidak hanya itu, Ramadhan mengatakan kasus kejahatan narkotika, penggelapan dan kejahatan dunia maya mengalami penurunan. Sementara, kasus pencurian kendaraan motor sama dengan sebelumnya.

“Ada 603 kasus pencurian dengan pemberatan, sedangkan pada Operasi Lilin 2020 hanya 545 kasus,” katanya.

Selain itu, selama Operasi Lilin 2021 yang digelar sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, Polri mencatat terjadi 772 kecelakaan lalu lintas hingga hari kesembilan. Sementara, Operasi Lilin 2020 angka kecelakaan hanya 529 kejadian.

“Meskipun angka kecelakaan lalu lintas meningkat 31 persen, namun angka kematian karena kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin 2021 mengalami penurunan sebesar 19 persen,” katanya.

Menurutnya, pada Operasi Lilin 2020, angka meninggal dunia tercatat sebanyak 88 orang. Sementara, Operasi Lilin 2021 terdapat 74 orang meninggal dunia.

Pos terkait