9 Keunikan Kota Padang yang Harus Diketahui, Nomor 8 Disebut Melegenda?

Bandara Internasional Minangkabau. (Foto: Pemko Padang)
Bandara Internasional Minangkabau. (Foto: Pemko Padang)

HALONUSA.COM – Siapa yang tidak tahu Kota Padang? Sebagai ibukota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Padang menjadi salah satu destinasi wisata yang kerap kali jadi idaman.

Bagaimana tidak, di Kota Padang terdapat beberapa variasi destinasi wisata seperti Gunung, Pantai hingga tempat nonkrong sore untuk menyaksikan keindahan matahari terbenam.

Keindahannya, sangat cocok dijadikan sebagai spot foto Instagramable dan latar pembuatan konten TikTok. Tapi tetap harus memperhatikan keberadaan lokasi, agar terhindar dari pungli (Pungutan Liar) ya.

Bacaan Lainnya

Pungli adalah pengenaan biaya tambahan yang dilakukan oleh beberapa oknum kepada para wisatawan saat berkunjung ke suatu tempat. Simak tips menghindarinya dengan membaca artikel lain pada Link bercetak merah ini. https://halonusa.com/tips-berwisata-ke-kota-padang-tidak-terkena-pungli-nomor-3-paling-ekstrem/

Selain itu, dengan berwisata di Kota Padang juga memungkinkan kamu mendapatkan ilmu pengetahuan baru. Kunjungi saja beberapa tempat bersejarah seperti Museum Adityawarman, Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan dan Bank Indonesia Padang.

9 Fakta Unik Kota Padang

1. Pantainya sebagai Pintu Gerbang Barat Indonesia, Samudra Hindia

Simbol petunjuk arah beberapa negara di ikon wisata Pantai Padang (foto: Native Indonesia)
Simbol petunjuk arah beberapa negara di ikon wisata Pantai Padang (foto: Native Indonesia)

Bagi beberapa negara yang berada dalam kawasan Samudra Hindia, menjadikan Pantai Padang sebagai gerbang utama sepanjang 68,126 km yang membujur dari utara sampai selatan.

Penetapannya sebagai Asosiasi Negara-negara atau Gerbang Indian Ocean Rim Association (IORA) tersebut, terbentang dari Kecamatan Koto Tangah hingga Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Sebab itu lah, pemerintah setempat memberikan simbol petunjuk arah di samping ikon wisata yang bertuliskan kata Pantai Padang dengan penggambaran letak beberapa negara di dunia.

Dapat disimpulkan bahwa, petujuk arah yang ada di ikon tulisan Pantai Padang tersebut merupakan arah beberapa negara pada kawasan Samudra Hindia. Maka jika kamu ingin berlayar ke 21 negara terkait, bisa memulai perjalanan dari Pantai Padang.

2. Angkot Unik

Tampilan angkot di Kota Padang yang unik (foto: Youtube Creative Hamdi)
Tampilan angkot di Kota Padang yang unik (foto: Youtube Creative Hamdi)

Sebagai ibukota negara Sumatera Barat (Sumbar), Kota Padang memiliki hal unik lainnya yaitu dekorasi angkot (angkutan umum) yang cukup berbeda dari angkot di daerah lainnya. Desain angkot di Kota Padang, mengalami dekorasi dengan corak yang cukup mencolok.

Selain dekorasi mencolok, berbagai fasilitas mumpuni juga dihadirkan sang supir. Mulai dari speaker bermusik, visualisasi televisi dan tampilan lampu warna-warni seolah berada di dalam diskotik. Kamu bebas joget sepuasnya, ikuti alunan musik.

3. Tidak ada nama ‘Rumah Makan Padang’

5 Kuliner di Bukittinggi yang enak dan murah (foto: TopiJelajah)
5 Kuliner di Bukittinggi yang enak dan murah (foto: TopiJelajah)

Karena memang berlokasi di Kota Padang, beberapa penjajal makanan, tidak pernah menamai jualan mereka sebagai ‘Rumah Makan Padang’. Menurut Youtube Creative Hamdi, rumah makan Padang yang ada di daerah lain, tidak dapat ditemui di Kota Padang.

Begitu pula dengan menu yang sama dengan Rumah Makan Padang di daerah lain, kecuali Rumah Makan Ampera, Nasi Kapau dan Restoran. Penataan menunya, juga memiliki filosofi tersendiri.

Contohnya Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat) dengan ciri khas makanan bertingkat dan penataan pada rak kaca, sehingga pembeli tinggal memilih menu yang diinginkan. Berbeda dengan Nasi Kapau, lauknya berwadah besar tanpa pakai rak khusus.

Sementara restoran, dibeli berdasarkan buku menu yang tersedia.

4. Tidak ada Alfamart dan Indomaret

Alfamart dan Indomaret (foto: Hipwee)
Alfamart dan Indomaret (foto: Hipwee)

Kota Padang serta wilayah Sumbar, merupakan satu-satunya daerah yang tidak ada Alfamart dan Indomaret-nya karena pendirian bisnis tersebut, dinilai akan mematikan usaha lokal dari warga sekitar.

Pemerintah setempat melarang minimarket tersebut didirikan seperti yang pernah disampaikan oleh Mahyeldi, Gubernur Sumbar yang saat itu menjabat sebagai Wali Kota Padang bahwa Alfamart dan Indomaret dapat merusak ekonomi daerah.

5. Terdapat salah satu Masjid Tertua di Indonesia

Masjid Raya Gantiang (Foto: Instagram sumbartravel)
Masjid Raya Gantiang (Foto: Instagram sumbartravel)

Sebagai masjid tertua di Kota Padang, Masjid Raya Gantiang sudah ada sejak abad ke-19 yang awalnya hanya sebuah Surau di Seberang Padang dengan visualisasi arsitektur etnis Eropa yang dominan. Pada awal abad ke-20, masjid ini disebut yang terbesar di Sumbar.

Masjid Raya Gantiang merupakan simbol keagamaan di Sumbar dan telah berperan penting pada penyebaran dakwah Islam, bangunannya yang kini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya, sempat mengalami kerusakan karena Gempa Bumi tahun 2009. Namun, sampai sekarang, tampilannya masih terjaga.

6. Punya salah satu Universitas Tertua di Indonesia

Gedung Rektorat Universitas Andalas. (Foto: Dok. Humas Unand)
Gedung Rektorat Universitas Andalas. (Foto: Dok. Humas Unand)

Universitas Andalas (UNAND) merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka dan tertua di Sumbar, bahkan masuk dalam salah satu jajaran kampus tertua di Indonesia. Pembukaannya sudah dilakukan sejak 23 Desember 1955 oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta.

UNAND menjadi daftar universitas keempat yang diresmikan pemerintahan Indonesia setelah Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII) di Yogyakarta, Universitas Indonesia (UI) di Depok.

7. Asal-usul Nama Padang

Ilustrasi Pedang
Ilustrasi Pedang (foto: deposit photos)

Kata ‘Padang’ jika dibahasa Indonesiakan, memiliki arti ‘Pedang’ menurut isi Buku Paco-paco Kota Padang. Konon katanya, Kota ini dihuni oleh perantau Minangkabau sebelum orang Aceh datang. Mereka menemukan sebuah Pedang ketika pertama kali bermukim, kemudian ada versi lainnya.

Kedua yaitu, Padang berarti suatu daratan yang luas sesuai letak geografisnya sebagai daratan rendah dan dikelilingi oleh perbukitan setempat.

Nama daerah di Indonesia lain, konon mengambil penamaan wilayah mereka dari sebuah sungai atau daerah berair seperti Semarang dan Bandung. Berbeda dengan Padang, penamaannya diadaptasi dari sebuah bukit yang bernama Gunung Padang. Ini lah asal-usul ketiga.

8. Jembatan Melegenda

Jembatan Siti Nurbaya
Keindahan Jembatan Siti Nurbaya (foto: Fathia/Halonusa)

Keberadaan jembatan melegenda tersebut diambil dari kisah novel legendaris masa itu yaitu Siti Nurbaya, terbentang sejauh 156 meter di atas sungai Batang Arau yang menghubungkan pusat Kota dengan seberang Padang.

Dalam ceritanya, Siti Nurbaya yang saling mencintai dengan kekasihnya Syamsul Bahri, harus menikahi Datuak Maringgih secara terpaksa untuk melunasi hutang ayahnya. Mereka bertiga terlibat cinta segitiga dan berakhir naas, hingga akhir hayat. Konon katanya, benar-benar dibuatkan visualisai kuburan di daerah tersebut.

9. Garis Pantai sepanjang 84 km

Kota Padang memang dikenal sangat panas karena memiliki banyak daerah berair, salah satunya Pantai. Sepanjang 84 km garis pantainya, mencakup luas keseluruhannya sebesar 695 kmĀ² dan itu lah sebabnya keberadaan banyak wisata Pantai disekitarnya.

Bagaimana menurutmu?

Pos terkait