Ada Apa dengan Kabupaten Solok?

Bupati dan Wabup Solok sama-sama Dilaporkan
Bupati dan Wabup Solok sama-sama Dilaporkan

HALONUSA.COM – Hal yang sangat mengejutkan terjadi di Kabupaten Solok-Sumatera Barat. Pasalnya, dua pucuk pimpinan daerah tersebut saat ini sama-sama sedang dilaporkan.

Bupati Solok, Epyardi Asda dilaporkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bacaan Lainnya

Sementara Wakil Bupati Solok dilaporkan oleh seseorang atas dugaan Penipuan di Mapolda Sumatera Barat.

Kedua laporan tersebut saat ini sama-sama sedang ditangani. Bedanya, Wakil Bupati Solok, John Firman Pandu sudah dipanggil oleh penyidik di Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar untuk dimintai keterangan.

Meskipun belum diperiksa, tetapi Bupati Solok juga berkemungkinan akan diperiksa oleh KPK atas laporan Ketua DPRDnya tersebut.

Berikut pelaporan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok terkait dugaan tindak pidana koupsi yang diduga dilakukan Bupati Solok Epyardi Asda.

Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra Datuak Pandeka Sati melaporkan Bupati Solok, Epyardi Asda ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi yang berhasil dihimpun, Epyardi Asda dilaporkan dalam empat kasus, di antaranya, reklamasi Danau Singkarak, hibah jalan.

Kemudian, kerap memerintahkan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok rapat dan melakukan pertemuan di objek wisata pribadi miliknya.

Kemudian, yang menjadi kontroversial dengan mengangkat pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok.

“Kami sudah melaporkan aspirasi masyarakat terkait bukti-bukti dugaan korupsi yang dilakukan oleh Bupati Solok, Epyardi Asda,” kata Dodi, Kamis (9/6/2022).

Pos terkait