Amerika Serikat Gandeng Pemko Padang Jajaki Pengembangan Taman Hutan Raya dan Malvinas

Ilustrasi hutan. (Foto: Pixabay)
Ilustrasi hutan. (Foto: Pixabay)

HALONUSA.COM – Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat melalui Meridian International Center (MIC) berencana menjajaki pengembangan ekowisata berkelanjutan.

Salah satu lokasi yang disasar adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta dan Kawasan Hutan Malvinas.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Harmadi Algamar.

“Kami (bersama Amerika) mau mengembangkan ekowisata di Tahura dan Malvinas, namun, perlu pengkajian dan komitmen,” kata Andree dihubungi Halonusa.com, Selasa (20/9/2022).

Andree mengatakan, rencana tersebut tidak akan berjalan dengan lancar tanpa peran semua pihak.

“Perlu perencanaan yang matang juga dengan melibatkan semua stakeholders,” katanya.

Dalam pertemuan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) asal Indonesia di AS, Deplu AS menyebut tujuan mereka mengembangkan itu adalah mengamati bagaimana pemerintah daerah mengelola, mempromosikan dan melestarikan situs sejarah lokal.

Selain itu, Deplu AS juga ingin mempelajari bagaimana industri perhotelan lokal mempromosikan ekowisata di sekitar taman nasional.

Kemudian, membangun kapasitas lokal dalam menciptakan ceruk pasar ekowisata.

Seperti diketahui, salah satu kawasan yang hendak dijajaki Amerika Serikat di Kota Padang, yakni, Kawasan Malvinas sudah dicanangkan sebagai objek wisata hutan di Kota Padang.

Wali Kota Padang saat itu, Mahyeldi mengatakan, Taman Malvinas yang diketahui seluas 24 hektare akan dikelola menjadi hutan wisata oleh Pemko Padang bersama Pemprov Sumbar dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V.

Pos terkait