Meski Harus Benahi Sejumlah Infrastruktur Stadion, Semen Padang FC Tetap Pilih GHAS karena Alasan Ini

Jumat, 01 Juli 2022 | 09:19:08 WIB
Dari kiri ke kanan: Konsultan Lapangan Stadion GOR Haji Agus Salim, Supomo dan CEO Semen Padang FC, Win Bernadino. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)
HALONUSA.COM - Semen Padang FC (SPFC) akhirnya membulatkan pilihan dengan memilih berkandang di Stadion GOR Haji Agus Salim (GHAS) Kota Padang.

Padahal sebelumnya, tim 'Kabau Sirah' (julukan SPFC) sempat disebut-sebut akan berkandang di luar Padang.

Sebut saja Stadion Muhammad Yamin di Sijunjung, Stadion Utama Sumbar di Padang Pariaman hingga tersiar kabar pula berkandang di Kabupaten Kampar, Riau.

Sejatinya, stadion tersebut siap menjadi kandang tim, namun ada kekurangan dari berbagai sisi.

"Stadion yang paling siap itu GOR (Haji Agus Salim), Stadion Utama Sumbar bagus, cuma (infrastruktur) belum siap, M Yamin, lapanganya siap, lampu tidak ada," kata CEO SPFC, Win Bernadino saat meninjau Stadion GHAS kepada Halonusa.com, Kamis (30/6/2022).

Meski telah memilih Stadion Haji Agus Salim, SPFC tetap harus merogoh kocek setelah harus membayar biaya sewa Rp1 miliar untuk satu musim dan uang distribusi Rp10 juta per pertandingan.

Pasalnya, dari pantauan di lokasi, banyak sarana dan prasarana yang harus diperbaiki bahkan harus diganti.

Seperti papan skor yang direncanakan akan dicat ulang, ruang ganti kedua tim yang harus diperbaiki lagi, rumput lapangan hingga fasilitas penunjang seperti toilet juga harus diperhatikan.

Jika tak ada aral melintang, Stadion Haji Agus Salim mulai diperbaiki pada 4 Juli 2022.

"Secara perizinan kami telah dapat dari Pemprov Sumbar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). GOR akan dipakai pada 3 Juli 2022, namun kami sudah mulai persiapan fasilitas lain," katanya.

Batas waktu akhir klub mengajukan home base pada 5 Juli 2022.

"Salah satu persyaratan yang dikirim PSSI dan LIB harus dilampiri bukti izinnya, kami berterimakasih kepada Pemprov Sumbar yang telah memberikan izin," katanya.

Win Optimis bisa melaksanakan sebanyak 98 item persyaratan suatu home base.

"Kompetisi itu katanya mulai Agustus atau September, namun tanggal pastinya belum diketahui," katanya.

"Kami berusaha mengejar persyaratan ini, merenovasinya dalam satu bulan ke depan, artinya selama perbaikan ini tentu lapangan tak bisa dipakai, mohon pengertiannya juga kepada masyarakat," ucap Win.

Selain itu, Win tidak menampik bahwa rela berkandang di Stadion GHAS dengan kondisi yang ada saat sekarang lantaran karena jumlah penonton yang lebih banyak jika berkandang di Ibukota.

"Bukan berbicara bisnis juga, tapi memang intinya, semakin rame kita di stadion, semakin membakar semangat SPFC untuk memenangkan setiap laga," imbuhnya.

Sementara itu, Konsultan Lapangan Stadion GHAS, Supomo mengatakan, untuk perbaikan lapangan butuh waktu satu bulan.

"Saya jamin, kalau kami mulainya tanggal 4 Juli 2022 bisa selesai dalam waktu satu bulan," ujarnya. (*)

Tags

Terkini