Andre Rosiade: Menteri Bahlil Akui RI Surplus 40 Juta Ton Semen

Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. (Foto: Dok. Istimewa)
Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. (Foto: Dok. Istimewa)

Menjawab pertanyaan Andre, Bahlil mengakui saat ini Indonesia tengah mengalami surplus semen. Pengakuan Bahlil didasarkan pada hasil audit BPKP yang menyebutkan Indonesia surplus semen sebanyak 40 juta ton.

“Pak Andre, laporan BPKP sudah ada. Laporan BPKP menyebutkan benar Indonesia masih surplus 40 juta metrik ton per tahun. Karena itu yang pertama kali menginisiasi moratorium itu adalah BKPM, bukan kementerian lain, Pak Andre,” kata Bahlil.

Terkait pembangunan pabrik semen di Kaltim, Bahlil mengatakan izin tersebut keluar sebelum adanya keputusan moratorium. Dalam izin itu terdapat komitmen 80 hingga 90 persen produksinya untuk kebutuhan ekspor.

Bacaan Lainnya

“Kalau dia tidak komitmen ekspor, yang Pak Andre takutkan akan membanjiri dalam negeri, ijinnya perlu kita tinjau,” ucapnya.

Sementara terkait pembangunan pabrik semen di Aceh, Bahlil mengatakan hal itu masih tahap persiapan. Masih dibutuhkan waktu enam tahun hingga investasi masuk. Apalagi Aceh punya otonomi khusus, ada UU kekhususan.

“Karena itu kita pastikan tata niaga industri semen akan kita jalankan sesuai dengan kesepakatan moratorium,” tutur Bahlil. (*)

Pos terkait