Andre Rosiade Usulkan 3 Pengecer Minyak Goreng Curah di Tiap Pasar Tradisional

Anggota DPR RI asal Sumbar dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade. (Foto: Dok. Tim AR)
Anggota DPR RI asal Sumbar dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade. (Foto: Dok. Tim AR)

HALONUSA.COM – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade mengapresiasi program Minyak Goreng Curah Rakyat yang diluncurkan pemerintah dalam rangka menjamin ketersediaan dan keterjangkauan minyak goreng untuk masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Andre Rosiade saat melakukan Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Luthfi, Selasa (7/6/2022) lalu.

Saat ini, dua pekan setelah program diluncurkan, sudah terdapat 10 ribu pengecer minyak goreng curah di pasar-pasar tradisional.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, Andre merasa jumlah tersebut harus terus ditingkatkan. Dia mengusulkan agar ada tiga pengecer minyak goreng curah di tiap pasar tradisional di seluruh Indonesia.

“Kami dari Fraksi Gerindra mengusulkan secara resmi ke pemerintah, kalau bisa minimal ada tiga pengecer di tiap pasar tradisional di seluruh Indonesia,” kata Andre dalam keterangannya, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Andre Ingatkan Mendag Soal Pembangunan Pasar Basah Pariaman dan Realisasi di 2023

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) itu mengatakan, penambahan jumlah pengecer minyak goreng curah perlu dilakukan untuk memastikan masyarakat bisa menikmati minyak goreng murah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni Rp14 ribu.

“Tiga pengecer per pasar. Kami Fraksi Gerindra meminta itu Pak. Sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi mengakses minyak goreng curah. Masyarakat bisa menikmati minyak goreng curah,” kata Andre.

Andre berharap, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) bisa konsisten mengawal ketersediaan dan keterjangkauan minyak goreng curah untuk rakyat seharga Rp 14 ribu.

Terlebih, berdasarkan pemaparan Direktur Utama PTPN III Mohammad Abdul Ghani pada saat rapat dengan Komisi VI, bahwa modal minyak goreng kemasan bisa di bawah Rp10 ribu.

Baca juga: Andre Rosiade Sampaikan Kabar Gembira, Tol Padang-Sicincin Dikerjakan kembali Pada Agustus 2022

Oleh karena itu, Andre juga mendorong para pengusaha dan pemilik pabrik minyak goreng bisa mengikuti HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Pos terkait