Aplikasi Digiku, Solusi Peminjaman Uang Bagi UMKM

Ilustrasi Aplikasi DigiKU
Ilustrasi Aplikasi DigiKU

HALONUSA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa akan mendorong sektor keuangan untuk meningkatkan penyaluran kredit bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

Tidak tanggung-tanggung, OJK meminta agar seluruh sektor keuangan menyalurkan kredit tersebut sebesar 30 persen hingga tahun 2024 mendatang.

“OJK bersama Himpunan Bank Milik Negara serta pelaku ekosistem digital telah membuat aplikasi digiKU untuk penyaluran tersebut,” kata Satgas Pengembangan Keuangan Syariah dan Ekosistem UMKM, Ahmad Buchori.

Ia mengatakan, melalui aplikasi digiKU, UMKM yang berada dalam platform digital dapat langsung terhubung dengan perbankan.

Sehingga, UMKM memiliki peluang untuk mendapatkan pinjaman modal dengan cepat dari perbankan, secara transparan dan fully digital sampai dengan Rp20 juta dengan jangka waktu pinjaman 1-12 bulan.

“Dalam hal ini, dukungan dari OJK adalah memberikan persetujuan dalam rangka penggunaan teknologi antarmuka pemrograman aplikasi (Application Programming Interface-API). Untuk mempermudah integrasi antara program digiKU dengan penyedia e-commerce,” lanjutnya.

Selain itu, untuk membantu UMKM tetap bertahan di masa pandemi ini, OJK juga telah memperpanjang relaksasi restrukturisasi kredit di perbankan hingga Maret tahun 2023, termasuk di jasa keuangan nonbank hingga April 2022 mendatang.

Ia mengatakan, pemerintah memberi perhatian serius pada pengembangan UMKM karena kontribusinya yang besar pada perekonomian domestik.

“Saat ini ada 65 juta UMKM di Indonesia yang menyumbang lebih dari 60 persen dari total pertumbuhan ekonomi, serta menyerap 120 juta tenaga kerja. Namun kontribusi UMKM pada ekspor nasional masih sangat kecil hanya sekira 15,65 persen dari total ekspor nonmigas Indonesia,” tutupnya.

Pos terkait