Atasi Lonjakan Pemudik dan Pesawat Delay, BIM Perpanjang Jam Operasional Bandara

Ilustrasi mudik. (Foto: Dok. Istimewa)
Ilustrasi mudik. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memperpanjang jam operasional dan pelayanan untuk mengatasi lonjakan pemudik dan pesawat delay.

Hal tersebut diutarakan oleh Executive General Manager (EGM) Angkasa Pura (AP) II BIM, Siswanto.

Bacaan Lainnya

“Perpanjangan jam operasional ini untuk antisipasi lonjakan penumpang dan pesawat yang delay,” kata Siswanto kepada awak media, Senin (25/4/2022).

Saat ini, aktivitas mudik lebaran 2022 tujuan Sumatera Barat (Sumbar) mengalami peningkatan hingga 50 persen atau 200 pemudik dalam satu hari. Jika dibandingkan pada hari biasa, jumlahnya hanya berkisar di angka 30 persen.

Ramainya pemudik yang masuk lewat jalur udara, membuat Otoritas Bandara (Otband) Wilayah VI bersiaga dengan melakukan pengawasan melibatkan unsur terkait. Posko monitoring lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah di BIM sudah diaktifkan per hari ini.

“Kami melakukan pemeriksaan secara komprehensif agar tetap ada jaminan keselamatan dan keamanan penumpang,” kata Kepala Otband Wilayah VI, Agoes Subagyo.

Tidak sampai di sana, pihak BIM dan unsur terkait juga melakukan ramp check untuk memastikan seluruh armada yang dioperasikan maskapai dalam keadaan baik dan aman.

Selain itu, Agoes memprediksi, lonjakan arus mudik ke Sumbar lewat jalur udara diprediksi terjadi tiga hari sebelum Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Perbedaan (peningkatan) jumlah pemudik sudah pasti adalah, karena tahun ini pemerintah mengizinkan mudik lebaran,” ungkapnya. (*)

Pos terkait