Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Pasaman, Libatkan Teman hingga Kabur ke Luar Sumbar

Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Pasaman, Libatkan Teman hingga Kabur ke Luar Sumbar
Ilustrasi rudapaksa. (Foto: Dok. Shutterstock)
HALONUSA.COM - Warga Kabupaten Pasaman dibikin gempar dengan ayah yang melakukan rudapaksa anak kandungnya hingga kabur ke luar Sumatera Barat (Sumbar).

Bahkan, dugaan keterlibatan sang ayah tersebut diperkuat dengan pengakuan salah seorang warganet di pesan direktori media sosial (medsos) Instagram.

"Bapaknya itu mengajak temannya untuk menikmati tubuh anaknya yang masih SD tersebut," ungkap sumber tersebut, Sabtu (13/11/2021) malam.

Tidak sampai di sana, sambung sumber tersebut, korban diancam dan dilarang bergaul hingga bertegur sapa dengan orang lain, termasuk pihak keluarga sendiri.

Tak sampai di sana, korban tak diurus ayahnya, salah seorang korban berusia 14 tahun bahkan sakit di kelamin dan dirawat hingga meninggal pada Jumat (12/11/2021).

"Salah satu korban mengalami pembengkakan dan infeksi kelamin," ucapnya.



Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasaman, Iptu Nofrizal belum merespons terkait informasi tersebut.

Meski demikian, Nofrizal mengeklaim bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan rudapaksa anak di bawah umur oleh ayah kandung berinisial D, 48 tahun.

"Pelaku sering melakukan (rudapaksa) terhadap anaknya ketika sedang tidur di kamar korban," ungkapnya.

Bahkan, katanya, karena takut dilaporkan dan ditangkap, D dilaporkan kabur ke luar Sumbar.

Pihaknya telah merampungkan berkas penyelidikan dari bukti hingga keterangan sejumlah saksi.

"Jika benar-benar terbukti, kami kejar sampai dapat, kami minta pelaku segera menyerahkan diri," tuturnya. (*)

Berita Lainnya

Index