Baca Novel Pengantin Pengganti, Gimana Rasanya? (Read 6 Bagian 1)

  • Whatsapp
novel Pengantin Pengganti

HALONUSA.COM – Selain gratis, sobat dapat membaca sinopsis novel Pengantin Pengganti lewat Link baca novel di sini dan atau mendapatkan secara digital lewat aplikasi di situs laman tersedia.

“Habis ngapain sampe basah semua kayak gitu?” Mas Ivan tampak mengerutkan kening, saat melihatku baru saja masuk ke kamar. Heran mungkin, sebab pakaian yang aku kenakan nyaris basah semua.

Bacaan Lainnya

“Oh, ini. Aku baru aja selesai nyuci. Mas gimana, udah baikan?”

“Hmm, udah mendingan,” gumamnya pelan. Saat ini sepupuku itu sedang berolahraga ringan. Berdiri dengan tangan ke atas, disertai dengan meliuk-liukkan tubuhnya ke kanan dan kiri. Dia tampak mulai berkeringat.

Yah, pagi ini aku baru saja selesai mencuci selimut, seprai dan pakaian yang terkena muntahan sepupuku saat demam kemarin.

Terhitung sudah tiga hari-dua malam, Mas Ivan terbaring lemah di kasur. Panasnya tinggi.

Bahkan pula kesulitan mencerna makanan. Apa pun yang masuk ke lambungnya, akan keluar lagi tanpa sempat dicerna lebih dulu.

Lantas aku pun bersyukur, saat melihat dia sudah membaik sekarang.

“Katanya baik luar-dalem? Eh, tapi tepar juga. Makanya jadi orang nggak usah sok kuat. Gimana rasanya? Masih mau bilang baik-baik aja?” Aku menyampirkan handuk di bahu, dan berjalan santai menuju kamar mandi.

“Bawel banget. Ngomel … mulu!” rutuknya sembari memutar bola mata.

Saat jarak kami cukup dekat, langkahku pun berhenti. Aktivitas Mas Ivan juga ikut terhenti, saat aku memutar badan menghadapnya.

Aku menghela napas, sebelum berkata, “Mending diomelin daripada dicuekin. Orang lain ngomel itu tandanya peduli. Artinya masih sayang.”

Dia mendengkus. “Yakin sayang? Sayang sama kasihan itu beda.”

“Ada rasa kasihan juga karena ada sayang. Kalau nggak sayang, ya, bodo amat, kan? Terserah mau sehat atau sakit. Nggak peduli. Rasain aja sendiri.”

Pos terkait