Bantah Lamban Tangani Lampu Pengatur Jalan Mati, Dishub: Itu di Bawah BPTD

  • Whatsapp
Polisi mengatur arus lalu lintas di kawasan Lubuk Begalung untuk mengurai kemacetan karena lampu pengatur jalan mati. (Foto: Dok. Polsek Lubuk Begalung)
Polisi mengatur arus lalu lintas di kawasan Lubuk Begalung untuk mengurai kemacetan karena lampu pengatur jalan mati. (Foto: Dok. Polsek Lubuk Begalung)

HALONUSA.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) membantah pihaknya telah lalai menangani perbaikan lampu pengatur jalan yang mati di Kota Padang.

Kepala Dishub Kota Padang, Dian Fakri mengatakan, jalan negara yang mengelola lampu pengatur jalan atau traffic light berada di bawah Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Sumatera Barat (Sumbar).

Bacaan Lainnya

“Kenapa kami disebut lamban, apa tidak salah alamat?,” kata Dian kepada Halonusa.com via pesan WhatsApp, Jumat (22/10/2021).

Dian mengatakan, pihaknya belum menerima pengelolaan traffic light yang dibangun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jalan Bypass.

“Namun, teknisi Dishub sering membantu juga. Barusan kami mendapat laporan bahwa mereka meminta bantuan teknisi Dishub Padang, anggota kami juga tak kalah dari teknisi Balai,” katanya.

Dian tak menampik bahwa pihaknya lamban dalam menangani permasalahan tersebut. Bahkan banyak traffic light di dalam kota juga ada yang lama baru bisa diperbaiki pihaknya.

“Bahkan yang depan Masjid Al Hakim sudah bertahun-tahun baru sekarang bisa kami perbaiki, jadi memang kami lamban,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan,kemacetan terjadi di perempatan jalan Lubuk Begalung, Kota Padang sepanjang Kamis (21/10/2021).

Pantauan Halonusa.com di lapangan, akibat lampu pengatur lalu lintas mati, kemacetan pun tak terelakkan.

Sejumlah pengendara yang datang dari empat arah pun saling berebut hendak menyeberang ke sisi jalan lainnya.

Petugas kepolisian pun terpaksa bekerja ekstra keras dari pagi hingga malam untuk mengurai kemacetan.

Pos terkait