Belum Semua Masyarakat Pasaman Menikmati Internet Digital, Terdapat 36 Titik Blank Spot

Telkomsel dan BAKTI kembali berkolaborasi membangun 7.772 BTS Universal Service Obligation (USO) 4G/LTE di Wilayah 3T yang akan dirampungkan seluruhnya pada Desember 2022 untuk percepatan transformasi digital dan adopsi gaya hidup digital masyarakat Indonesia. Hingga semester dua 2021 lalu, Telkomsel bersama BAKTI telah menggelar 1.158 BTS USO Halonusa
Telkomsel dan BAKTI kembali berkolaborasi membangun 7.772 BTS Universal Service Obligation (USO) 4G/LTE di Wilayah 3T yang akan dirampungkan seluruhnya pada Desember 2022 untuk percepatan transformasi digital dan adopsi gaya hidup digital masyarakat Indonesia. Hingga semester dua 2021 lalu, Telkomsel bersama BAKTI telah menggelar 1.158 BTS USO

HALONUSA.COM – Pemerintah pusat mencoba memperkecil kesenjangan digital melalui pemanfaatan infrastruktur digital, seperti dikatakan
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat menghadiri acara di salah satu media televisi swasta, Jakarta Barat, Senin (29/11/2021) malam.

Sementara nyaris masyarakat di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) tidak dapat menikmati akses telekomunikasi atau layanan digital untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan mereka. Pasalnya, sebanyak 36 titik blank spot atau zero internet masih ada di Pasaman.

Bacaan Lainnya

“Kami mungkin yang paling nyinyir minta ke pusat untuk mendapatkan layanan internet agar masyakarat dapat menikmati akses digital internet,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pasaman, Sumatera Barat, William Hutabarat, Senin 6 Desember 2021 di ruang kerjanya.

Bahkan empat kecamatan di Pasaman tidak memiliki akses digital internet, yakni kecamatan Rao Utara, Kecamatan Duo Koto, Kecamatan Mapat Tunggul dan Kecamatan Mapat Tunggul Selatan.

William Hutabarat mengemukakan, layanan internet dan provider memang masih sangat terbatas infrastruktur di daerah Pasaman sehingga masyakarat tidak dapat menikmati.

“Bagaimana masyarakat dapat mau bermigrasi ke ruang digital sedangkan jangkauan layanan internet dan atau provider sangat terbatas. Jangankan untuk masyarakat untuk pemerintah daerah saja sangat tidak mencukupi,” kata William.

Masyarakat Pasaman Sumatera Barat melalui pemerintah kabupaten berharap kepada Presiden Jokowi agar zona zero infrastruktur dan prasarana fasilitas internet terbangun sehingga bisa dinikmati masyarakat untuk kebutuhan pendidikan, pengembangan UKM masyarakat.

Pos terkait