Berhentikan 4 Karyawan, Perumda PSM Ngaku Kurangi Beban Pengeluaran Sejak 2020, Namun…

Ilustrasi Trans Padang
Ilustrasi Trans Padang

HALONUSA.COM – Sebanyak empat karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Padang Sejahtera Mandiri diberhentikan dengan alasan efektifitas dan pengurangan beban.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perumda PSM, Rico Rahmadian Albert mengatakan, pihaknya ingin mengurangi beban yang telah ditanggung sejak tahun 2020 hingga 2021.

Dari data yang dihimpun, posisi yang diberhentikan itu terdiri dari Sekretariat Perusahaan, Keuangan, Petugas Kebersihan dan Teknisi.

Bacaan Lainnya

Langkah tersebut, kata Rico, diambil di tengah kondisi berbenah yang tengah dilakukan oleh Perumda PSM.

“Untuk memperbesar pendapatan, perlu meminimalisir pengeluaran, efisiensi pengeluaran setelah dievaluasi,” ucapnya, Kamis (2/6/2022).

Sehingga, katanya, karyawan yang posisinya tak produktif dan rangkap tersebut bisa dikurangi dan mengurangi beban pengeluaran PSM agar lebih stabil.

“Yang kami berhentikan lebih kurang empat orang, masing di posisi sekretariat perusahaan, petugas kebersihan, bagian keuangan, dan teknisi,” katanya.

Rico mengaku pemberhentian itu murni untuk efisiensi tanpa ada unsur atau kepentingan lainnya.

Bahkan, sambungnya, karyawan yang tersisa juga akan dipindahkan ke divisi usaha Perumda PSM demi mengurangi beban yang ada di kantor pusat.

“Kami pilih pusat, karena yang menghasilkan itu divisi usaha, sumber pendapatan dari sana, karena (pusat) tidak berbisnis, sehingga beban tak efektif itu yang kami benahi,” katanya.

Meski memberhentikan sejumlah karyawan, Rico mengaku pihaknya tetap memenuhi sejumlah hak yang harus diterima pihak yang diberhentikan.

“Kami bayarkan secara penuh dengan kondisi seperti ini hak mereka kami bayarkan, gaji terakhir, pesangon, hingga utang gaji dari tahun 2020 hingga 2021,” ucapnya.

“Kami ada perhitungan orang yang bisa menunjang usaha, kalau semuanya pindah ke usaha, upayanya bohong, jadi ada perhitungan, humanity capacity about work, masalah efektifitas kerja,” pungkas Rico. (*)

Pos terkait