BRI Salurkan Kredit Usaha Rakyat Rp104,5 Triliun ke 2,7 Juta Pelaku UMKM di Indonesia

Ilustrasi UMKM. (Foto: Dok. Istimewa/Universitas Airlangga)
Ilustrasi UMKM. (Foto: Dok. Istimewa/Universitas Airlangga)

HALONUSA.COM – Bank Rakyat Indonesia (BRI) dilaporkan telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp104,5 triliun kepada 2,7 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Jumlah tersebut telah disalurkan dari rentang waktu Januari hingga akhir Mei 2022 (41,12 persen) dari target yang dipatok pemerintah di tahun ini sebesar Rp254,1 triliun.

Bacaan Lainnya

Dinukil dari laman resmi BRI, penyaluran KUR didominasi oleh sektor produksi sebesar Rp57,38 persen.

BRI yang fokus di segmen UMKM, selalu mendapat proporsi penyaluran terbesar dari pemerintah dengan porsi di kisaran 70 persen dari total alokasi KUR nasional.

Hingga Juni 2022, realisasi KUR BRI tumbuh signifikan sebesar 46,6 persen (yoy) atau mencapai sebesar Rp124,45 triliun dari total kuota tahun 2022 sebesar Rp260 triliun.

Sementara itu, pada 2021 kuota KUR BRI dinaikkan menjadi Rp195,59 triliun, dengan realisasi penyaluran Rp194,9 triliun.

Pada 2020 alokasi penyaluran KUR BRI mencapai Rp140,2 triliun dengan realisasi Rp138,5 triliun.

Kinerja penyaluran KUR BRI ini tidak lepas dari tangan dingin Menteri BUMN Erick Thohir yang menggagas dibentuknya ekosistem ultramikro melalui pembentukan holding BUMN Ultramikro pada September 2021 lalu, dimana BRI berperan sebagai perusahaan induk.

Dengan pembentukan holding ini, kementerian BUMN berharap masyarakat luas dapat lebih mudah mendapat layanan keuangan.

Di samping itu diharapkan holding ultramikro dapat membangun ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional. (*)

Pos terkait