Buntut Warga Agam Meninggal Usai Ditangkap, LBH Padang Duga Polisi Langgar Prosedur

Buntut Warga Agam Meninggal Usai Ditangkap, LBH Padang Duga Polisi Langgar Prosedur
Logo LBH. (Foto: Dok. Istimewa/Tempo.co)|Ilustrasi penjara. (Foto: Dok. Pixabay)
HALONUSA.COM - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mengecam tindakan oknum aparat penegak hukum yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Kecaman tersebut dilontarkan pasca meninggalnya Ganti Akmal, 34 tahun, warga Cumateh Jorong V, Nagari Persiapan Sungai Jariang, Kecamatan Sungai Jariang, Kabupaten Agam.

Penanggung jawab isu Fair Trial LBH Padang, Adrizal mempertanyakan dan menyayangkan kematian Ganti Akmal yang tidak wajar.

Bahkan LBH menduga Akmal telah menjadi korban pelanggaran atas hak proses peradilan yang adil dan hak untuk tidak disiksa.

"Karena kondisi (kematian) korban janggal, penuh luka lebam dan meninggal saat proses penegakan hukum tengah dijalankan polisi," katanya, Jumat (11/3/2022).

Baca juga: Kronologi Tersangka Kasus Eksploitasi Anak di Agam Meninggal Usai Ditangkap, Sempat Serang Aparat

Adrizal mengatakan, hak untuk tidak disiksa merupakan HAM yang tidak dapat dikurangi oleh siapapun dan dalam kondisi apapun.

"Itu semua telah tegas diatur oleh berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia," katanya.

Meskipun Akmal telah melakukan tindak pidana, penegakan hukum harus berjalan sesuai ketentuan hukum acara pidana yang berlaku.

"Posisi kami mengecam setiap proses penegakan hukum dengan melanggar hukum dan HAM," ucapnya.

Pihaknya meminta Polda Sumbar untuk mengusut tuntas penyebab kematian Akmal serta menindak tegas pelaku yang menyiksa dan melanggar prosedur.

"Khususnya hak untuk tidak disiksa sesungguhnya telah diatur dan dijamin oleh banyak regulasi di Indonesia," tuturnya.

Sebelumnya, Akmal ditangkap polisi pada Rabu (9/3/2022) dalam kasus dugaan eksploitasi anak.

Baca juga: Ini Kasus yang Menjerat Warga Lubuk Basung Agam Meninggal Usai Ditangkap

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan mengatakan, saat ditangkap, Ganti Akmal mencoba melawan dan menyerang petugas dengan sebilah arit.

“Intinya saat dilaksanakan, pelaku melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan arit atau sabit,” katanya.

Baca juga: Warga Lubuk Basung Agam Meninggal Usai Ditangkap, Polisi Sebut Pelaku Melawan

Usai penyerangan itu, korban sempat dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia saat hendak dirujuk ke Padang. (*)

Berita Lainnya

Index