Cegah Peredaran Narkoba di Lingkungan Kampus, UNP Terapkan Sistem Ini

Sekretaris Universitas Negeri Padang (UNP), Erian Joni. (Foto: Istimewa/Dok. Facebook: Erian Joni)
Sekretaris Universitas Negeri Padang (UNP), Erian Joni. (Foto: Istimewa/Dok. Facebook: Erian Joni)

HALONUSA.COM – Universitas Negeri Padang (UNP) menerapkan tes bebas narkoba oleh pihak Poliklinik untuk mahasiswa baru yang kuliah di kampus tersebut.

Sekretaris UNP, Erian Joni mengatakan, pihaknya intens memberikan strategi promotif dan edukatif pada mahasiswa agar tidak menjadi pelaku penyalahgunaan narkotika.

Erian mengatakan, kampus di Sumbar dinilai masih belum bebas narkoba.

Bacaan Lainnya

“Hal tersebut terungkap dari jaringan pengedar narkoba dalam kampus di Kota Padang aktif dengan tertangkapnya salah satu simpul dari jaringan pengedar narkoba antar kampus ini,” katanya kepada Halonusa.com, Senin (5/9/2022).

Selain itu, kata Erian, dengan aktifnya perkuliahan di kampus pasca pandemi Covid-19 menjadi momen bagi jaringan pengedar mencari pelanggan atau pemakai baru.

“(Namun), UNP telah ditetapkan oleh BNN sebagai kampus bersih narkoba (Bersinar) dengan membentuk aktivis anti narkoba di bawah koordinasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Bimbingan Konseling,” katanya.

Erian memastikan pihaknya selalu memastikan tes urine bagi setiap mahasiswa baru.

“Kalau razia tidak ada,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang pemuda berinisial AH, 21 tahun, ditangkap polisi di pinggir jalan Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang (Tilkam), Kabupaten Agam.

Warga Pasaman tersebut ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Bukittinggi pada Minggu (4/9/2022).

“Pelaku kami tangkap ketika sedang dalam perjalanan dari Pasaman menuju Kota Bukittinggi,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Syafri, Senin (5/9/2022).

Syafri mengatakan, AH ditangkap setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang transaksi narkoba jenis ganja yang dilakukan pelaku di lokasi penangkapan.

“Dia mengaku membeli ganja tersebut dari seorang pengedar di Kabupaten Limapuluh Kota dan akan diedarkannya lagi di salah satu perguruan tinggi di Padang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Bukittinggi, AKBP Wahyuni Sri Lestari mengatakan, pemberantasan peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Bukittinggi merupakan komitmen jajaran Polda Sumbar.

“Termasuk di sini, khususnya Polres Bukittinggi dalam menjaga generasi penerus bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata Sri. (*)

Baca juga:

Pos terkait