Cerita Pilu dari Malampah Pasaman, Ratusan Rumah Hancur Diguncang Gempa Dahsyat 2009 dan 2022

Salah satu rumah warga di kawasan Malampah yang hancur dihantam gempa. (Foto: Dok. Istimewa)
Salah satu rumah warga di kawasan Malampah yang hancur dihantam gempa. (Foto: Dok. Istimewa)

Hingga saat ini, data sementara total korban terdampak gempa M6,1 tercatat meninggal dunia 12 jiwa, luka berat 52, luka ringan 373 dan hilang 4.

Rinciannya, jumlah korban meninggal dunia 6 orang, luka berat 45 dan luka ringan 336.

Di Kabupaten Pasaman, data korban meninggal dunia berjumlah 6 jiwa, luka berat 5, luka ringan 36 dan hilang 4. Sedangkan di Kabupaten Agam, 1 jiwa mengalami luka berat.

Bacaan Lainnya

Selain jumlah korban, data sementara kerugian material tercatat total jumlah rumah rusak mencapai 1.783 unit. Sebanyak 1.754 unit masih dalam proses verifikasi tingkat kerusakan. Sedangkan sisanya teridentifikasi rusak berat 2 unit, rusak sedang 20 unit dan rusak ringan 7 unit.

Kerusakan rumah ini sebagian besar terjadi di Kabupaten Pasaman, sebanyak seribu unit. Kemudian disusul Pasbar 747 unit, Limapuluh Kota 27 unit, Kabupaten Agam dan Padang Pariaman masing-masing 1 unit.

Turun Tangan

Sekretaris Daerah (Sekda) Pasbar, Hendra Putra meminta IPDN untuk menempatkan personelnya berada di lokasi kejadian selama masa tanggap darurat.

“Kami butuhkan dalam hal pendataan, pelaporan dan pendistribusian bantuan ke pengungsi serta trauma healing,” kata Hendra.

Pasalnya, kata Hendra, IPDN dinilai cakap dalam melakukan pendataan, administrasi dan manajemen selama masa tanggap darurat.

Bantuan IPDN Sumbar untuk korban gempa Pasbar. (Foto: Dok. Istimewa)
Bantuan IPDN Sumbar untuk korban gempa Pasbar. (Foto: Dok. Istimewa)

Direktur IPDN Sumbar, Tun Huseno mengatakan, gempa yang dirasakan di Pasaman Raya tersebut berdampak sangat besar. Pihaknya merasa perlu turun tangan memberikan bantuan.

“Banyak masyarakat saat ini butuh bantuan, karena itu, kami ingin membantu meringankan derita para korban,” kata Tun Haseno.

Pos terkait