Darurat Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi, Ini Daftar Korban dan Kronologinya

Darurat Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi, Ini Daftar Korban dan Kronologinya
Ilustrasi kecelakaan. (Foto: Dok. Ilham/Halonusa.com)
HALONUSA.COM - Sepanjang Minggu hingga Senin (3-4/7/2022), sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi dalam waktu kurang lebih 12 jam, tepatnya di kilometer 43 dan 35, Kabupaten Padang Pariaman.

Masyarakat diminta untuk mewaspadai melintas di jalan penghubung ke berbagai daerah dalam dan luar Sumatera Barat (Sumbar) tersebut.

Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (3/7/2022) malam pukul 23.00 WIB antara minibus dengan truk.

Tak tanggung-tanggung, sembilan orang menjadi korban dalam kecelakaan di Puncak Kiambang, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman tersebut.

Data yang dihimpun dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padang Pariaman, peristiwa bermula di saat minibus nomor polisi (nopol) BA 1147 AQ yang dikemudikan Andri Jumaifal datang dari arah Bukittinggi menuju di Padang.

"Mobil ini hendak mendahului kendaraan tanpa nopol yang ada di depannya, namun hilang kendali dan bertabrakan dengan truk BA 8803 QO yang dibawa Eko Harfan Saputra, 24 tahun dari arah berlawanan saat bersamaan," kata Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Adi Suhendra dalam keterangan tertulis yang diterima Halonusa.com, Senin (4/7/2022) malam.

Akibat kejadian itu, sembilan orang menjadi korban dan harus dilarikan ke RSUD Padang Pariaman, termasuk di dalamnya Andri Jumaifal yang mengemudikan kendaraan tersebut.

Mereka bernama Apsa Dama Putra, 33 tahun mengalami patah kaki kiri, tangan dan kaki lecet. Reni Ensepti Putri, 31 tahun, luka robek pipi sebelah kanan, luka lebam pada mata dan luka lecet pada tangan.

Mar Eno Iwan Putra, 33 tahun, mengalami cidera dada. Silia Anggraini, 32 tahun, luka lecet pada tangan, Nurbaiti, 59 tahun, Esnawati, 25 tahun, luka robek pipi kanan, dagu luka robek dan tangan luka lecet.

Dalam kejadian tersebut, dua anak bawah lima tahun (balita) ikut menjadi korban. Masing-masing bernama Erlinevarzava Aresa, 5 tahun dan Azzura Ziana Aresya, 1 tahun.

"Sementara untuk sopir truk tidak mengalami apa-apa," ujar Adi.

Peristiwa kedua juga terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, tepatnya di kilometer 35, Korong Kampuang Ladang, Nagari Sungai Abang, Kecamatan Lubuk Alung.

Dua mobil dan satu motor terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Insiden tersebut terjadi di saat mobil dengan nopol BA 1057 LP yang dibawa Idrial, 66 tahun, datang dari arah Bukittinggi menuju Padang dalam kecepatan tinggi hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya.

Namun nahas, pada saat bersamaan dari arah berlawanan juga melintas sebuah mobil nopol BA 1238 FB yang dikemudikan Wiledy Utama Tamsin, 37 tahun sehingga kecelakaan tak terelakkan.

"Saat bersamaan itu pula, mobil yang dibawa Idrial juga menabrak sepeda motor BA 2549 BF yang dibawa Dasrul, 67 tahun dan diboncengi oleh Murniati, 68 tahun," kata Adi.

Dalam kejadian itu, kedua pengemudi mobil tidak mengalami apa-apa meski kendaraannya hancur usai bertabrakan.

Sementara pengemudi dan penumpang motor mengalami luka dan patah pada beberapa bagian tubuh.

Adi menjelaskan, dalam waktu kurang lebih 12 jam terjadi dua kali kecelakaan di jalan lintas yang masuk wilayah hukum Kabupaten Padang Pariaman.

"Kami meminta pengemudi untuk bersabar dan tidak terlalu memaksakan diri ketika menyalip kendaraan, mengingat ini jalur lintas dan intensitas kendaraan yang melintas dari kedua arah dipastikan tinggi," imbuhnya. (*)

Berita Lainnya

Index