Depkolektor dan Pemilik Mobil yang Ribut di Padang Sempat Digiring ke Kantor Polisi

Satu unit mobil Karimun yang dikendarai wanita diadang 9 pria di Simpang Presiden, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Kamis (20/01/2022). (Foto: Halbert)
Satu unit mobil Karimun yang dikendarai wanita diadang 9 pria di Simpang Presiden, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Kamis (20/01/2022). (Foto: Halbert)

HALONUSA.COM – Kepolisian Sektor Padang Utara sempat membawa pihak pemilik mobil dan deptkolektor yang membuat keributan di Simpang Presiden, Jalan Khatib Sulaiman, Padang.

“Tadi semua yang bersangkutan memang kami bawa ke Mapolsek dan kami mencoba menengahi permasalahan tersebut,” kata Kapolsek Padang Utara, AKP Nahri Syukra saat dihubungi Halonusa.com.

Bacaan Lainnya

Setelah diamankan, kedua belah pihak menyatakan bahwa mereka akan melakukan gugatan di Pengadilan dalam gugatan Pidusia.

“Kami sebagai kepolisian, hanya melakukan pengamanan karena ada keributan. Tapi untuk proses hukumnya, yang bersangkutan tidak melakukan pelaporan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Satu unit mobil merek Karimun sempat mengganggu aktifitas lalu lintas di Simpang Presiden, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Kamis (20/01/2022).

Mobil tersebut mengalami pecah ban sebeah kiri yang disuga dilakukan oleh segerombolan depkolektor dari salah satu perusahaan.

“Tadi saya sedang berkendara bersama teman dan dua mobil memepet kendaraan saya hingga sampai di sini,” kata pemilik mobil, Lisa Sofiani (42).

Saat sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ia dihadang oleh 9 orang lelaki dan memaksanya turun dari mobil dengan nomor polisi BA 1097 WB.

“Saat mereka turun, mereka langsung memecahkan ban mobil saya dan bersikeras menyuruh saya turun,” lanjutnya.

Hingga polisi datang, ia mengaku tidak berani turun dari mobil dan ia mengaku diancam oleh beberapa orang tersebut.

“Saya berani keluar dari mobil saat polisi sudah sampai di sini dan saya merasa sangat takut sebelum polisi datang,” tutupnya.

Pos terkait