Diduga Tidak Netral, Kasat Pol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu Sumbar

Diduga Tidak Netral, Kasat Pol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu Sumbar
Ilustrasi ASN- (net)
HALONUSA.COM - Salah seorang warga di Padang, Sumbar melaporkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat, Senin (30/11/2020).

Informasi diperoleh Halonusa, terlapor tersebut ialah seorang ASN, diketahui Kasatpol PP Padang, Alfiadi.

Ia dilaporkan atas dugaan melanggar ketentuan Undang-undang sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang netralitas seorang PNS dalam Pilkada 2020.

Sementara warga Padang yang melapor itu diketahui bernama Defrianto Tanius.

Ia mengatakan kalau dirinya mendapat kiriman data dari seseorang yang nomor telponnya tidak ia kenal.

Baca juga: Jelang Pilkada Sumbar, KPU RI: Tekankan Keselamatan

Pesan itu dari seseorang itu mengirimkan kepada Defrianto bukti-bukti indisipliner dari ASN atas nama Alfiadi Datuak Tumangguang Rang Kayo Basa.

Ia pun menyerahkan laporan yang ia terima itu ke Bawaslu. Terkait penyerahan uang sebesar Rp 150 juta untuk biaya sewa gedung, operasional dan posko.

"Saya melaporkan ke Bawaslu ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seperti penyalah gunaan bukti ini," lanjutnya.

Dalam bukti yang ia lampirkan, tertera bahwa Kasatpol PP Kota Padang memberikan uang tersebut kepada Muhalamsyah.

Baca juga: Petugas Pemungutan Suara Positif Corona Wajib Diganti, Berikut Penjelasan Komisioner

"Uang tersebut untuk penyewaan gedung yang beralamat di Jalan Ahmad Yani nomor 01 B Kota Padang yang merupakan posko pemenangan pasangan calon Mahyeldi-Audi," lanjutnya.

Ia menyatakan bahwa laporan tersebut dia lakukan atas kemauannya sendiri agar tidak disalah gunakan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan. (gon)

Berita Lainnya

Index