Dua Penambang Emas di Solok Selatan Meninggal, Lainnya dalam Pencarian

  • Whatsapp
Penambang emas yang tertimbun longsor di desa Gunung Putri, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Koto Baru, Kalimantan Selatan (Sabtu, 4/5/2019). Ilus/Halonusa.com
Penambang emas yang tertimbun longsor di desa Gunung Putri, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Koto Baru, Kalimantan Selatan (Sabtu, 4/5/2019). Ilus/Halonusa.com

HALONUSA.COM – Dua penambang emas di Nagari Abai, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok, Sumbar dikabarkan meninggal dunia tertimbun longsor.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Asnedi mengatakan, jumlah penambang itu ada enam.

Dua diantaranya meninggal dunia, dua dalam pencarian dan dua lagi dikabarkan selamat.

Baca juga: SAR Padang Kirimkan Enam Petugas dalam Operasi Penyelamatan Penambang Emas di Solok Selatan

Identitas penambang yang meninggal dunia, Yudi 32, Sugito 32. Kemudian dalam pencarian Miyanto 51, Sulistiyono 51.

Sedangkan dua lainnya mengalami luka-luka, Aji 30, Rivan 28.

“Saat ini kami mengirimkan tim penolong (rescuer) ke tempat kejadian perkara,” kata Asnedi saat dikionfirmasi Halonusa.com, Rabu (13/1/2021).

Asnedi menyampaikan, enam penambang tertimbun longsor di Solok Selatan diketahui Senin (11/1/2021) setelah Kasi Kedaruratan BPBD Solok Selatan baku kontak dengan Basarnas.

Baca juga: Banjir Juga Terjadi di Solok Selatan Merendam Ratusan Rumah

“Ia menyampaikan PD TW 0111 2030 G telah terjadi enam orang penambang emas tertimbun longsor di Nagari Abai Kecamatan Sangir,” ungkapnya. (al)

Pos terkait