Ekspor Ikan di Sumatera Barat Terkendala Penerbangan Luar Negeri

Nelayan mengangkut ikan yang sudah ditangkap di Kota Padang (Foto : Halbert Caniago)
Nelayan mengangkut ikan yang sudah ditangkap di Kota Padang (Foto : Halbert Caniago)

HALONUSA.COM – Ekspor ikan di Sumatera Barat masih terkendala oleh penerbangan internasional yang sampai saat ini masih belum dibuka.

Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Padang, Abdur Rohman mengatakan bahwa kegiatan ekspor hasil perikanan Sumatera Barat masih terbatas.

“Karena tidak ada penerbangan langsung ke luar negeri dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kami terpaksa mengirimkan barang ke Jakarta terlebih dahulu,” katanya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang menyusun langkah bersama pihak terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat untuk membuka kembali jalur penerbangan internasional melalui BIM.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat, Bea Cukai dan PT Angkasa Pura II BIM,” katanya.

Menurutnya, hasil perikanan Sumatera Barat untuk di ekspor sangat menjanjikan. Karena sangat banyak permintaan untuk ekspor ikan.

“Tercatat nilai ekspor hasil perikanan pada tahun 2020 mencapai Rp26 miliar lebih, 2021 lalu Rp33 miliar lebih, dan tahun ini hingga April telah mencapai Rp8,09 miliar rupiah,” katanya.

Pos terkait