Festival Internet BAIK Bersama Telkomsel dan Peran Orang Tua Sebagai Agent of Change di Era Digital

Festival Internet BAIK Bersama Telkomsel dan Peran Orang Tua Sebagai Agent of Change di Era Digital (Kariadil Harefa/Tanharimage)
Telkomsel menyelenggarakan Webinar Festival InternetBAIK bertema “Hubungan Makin Lengket, Walau Anak Main Internet” sebagai pembuka rangkaian kampanye #InternetBAIK di tahun ini yang akan hadir setiap bulan mulai Januari hingga Juli 2022. Informasi lebih lengkap mengenai rangkaian program #InternetBAIK dari Telkomsel dapat diakses melalui www.internetbaik.id.

HALONUSA.COM – Membuka peluang bagi orang tua sebagai Agent of Change di Era Digital. Telkomsel gelar festival Internet Baik, Berkolaborasi bersama Siberkreasi (Gerakan Literasi Digital Nasional) dan Fammi.ly (platform tanya jawab parenting).

Festival InternetBAIK terdiri dari tujuh rangkaian webinar yang berlangsung setiap bulan mulai Januari hingga Juli 2022.

Bacaan Lainnya

Kampanye kebaikan internet itu merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel. Untuk mepertegas sekaligus memperkuat bangsa lewat jaringan internet secara BAIK (Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif).

“Melalui rangkaian Festival InternetBAIK ini, kami berupaya melibatkan peran orang tua untuk lebih jauh dan aktif dalam mengontrol, mengarahkan, dan membimbing anak dalam memanfaatkan internet secara positif,” kata Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin.

Denny Abidin melanjutkan, Internet Baik salah satu untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas anak. Agar para orang tua dapat mempersiapkan anak-anak untuk hidup di dunia serba digital secara seimbang dan baik.

Rangkaian Festival InternetBAIK diawali dengan kegiatan webinar bertemakan Hubungan Makin Lengket, Walau Anak Main Internet. Baca Juga: Cara Mudah Aktifkan Nomor Telkomsel Prabayar Hangus atau Expired

Alasan Telkomsel melibatkan orang tua agar membimbing anak tidak berlebihan bermain game online. Mengoptimalkan pemanfaatan internet untuk mendukung kreativitas anak.

Selanjutnya menjaga kedekatan dengan anak yang aktif mengakses internet, pembahasan mengenai content creator sebagai salah satu profesi menjanjikan di era digital.

Pos terkait