Gedung Latihan Barongsai HBT Padang Terbakar, Api Berasal dari Lantai 3

Gedung Latihan Barongsai HBT Padang Terbakar, Api Berasal dari Lantai 3
Aparat kepolisian meninjau lokasi kebakaran di gedung HBT Padang, Minggu (29/11/2020). | Halonusa
HALONUSA.COM - Gedung serbaguna Himpunan Bersatu Teguh (HBT) yang berlokasi di Klenteng Pasar Tanah Kongsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, terbakar, Minggu (29/11/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pantauan di lapangan, sejumlah peralatan olahraga habis dilahap api. Begitupun ruangan lantai tiga berisikan dokumen buku-buku, tidak bisa diselamatkan.

Kebakaran ini sempat membuat panik warga setempat, mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dan pasar.

Baca juga: Diduga Arus Pendek, Rumah di Desa Padang Terbakar Rata dengan Tanah

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Api dapat cepat dikendalikan petugas pemadam kebakaran.

Delapan unit armada pemadam dan puluhan personel dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Aula ini biasa digunakan untuk latihan barongsai dan olahraga lainnya," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal.

Ia menjelaskan, yang terbakar seperti kain dan buku-buku, membuat gumpalan asap begitu pekat sehingga seperti kebakaran besar.

Baca juga: Kebakaran di Kantor Wali Kota Padang Panjang Malam Ini

Dijelaskannya, sempitnya akses menuju lokasi kebakaran membuat petugas kesulitan menuju lokasi.

Apalagi, masyarakat dan sejumlah kendaraan cukup banyak terparkir di badan jalan. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB.

Pihak kepolisian kemudian melakukan pendataan dan pemeriksaan saksi-saksi. Kasus kebakaran ini masih dalam penyelidikan.

"Kami serahkan ke pihak berwajib. Karena sumber api dari atas (lantai tiga)," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran SPBU di Mentawai Memakan Korban, Pekerja Dilarikan ke Puskesmas

Lantai tiga tersebut, kata Dedi Henidal, merupakan tempat menyimpan arsip. Sedangkan di bawah tempat latihan olahraga.

Ia mengimbau kepada warga, jika terjadi kebakaran tidak berbondong-bondong menyaksikan. Apalagi menganggu akses kendaraan pemadam menuju ke lokasi kejadian.

"Dengan lokasi jalan yang sempit, masyarakat tolong kasih jalan kami. Jangan parkir kendaraan di badan jalan. Ini yang menjadi kesulitan kami," kata dia. (gon)

Berita Lainnya

Index