Hendri Septa Diyakini Tanpa Wakil Wali Kota Padang hingga Akhir Masa Jabatan, Ini Hitung-hitungannya

Wali Kota Padang, Hendri Septa. (Foto: Dok. Istimewa)
Wali Kota Padang, Hendri Septa. (Foto: Dok. Istimewa)

Sempat beredar masing-masing dua nama dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan partai pengusungnya pada Pilwako 2018.

Dari PAN, dua nama tersebut yakni, Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Ekos Albar dan Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Amril Amin.

Sementara dari PKS, yakni, Ketua DPD PKS dan Fraksi PKS DPRD Padang, Muharlion.

Bacaan Lainnya

Nama lain yakni, Praktisi Pendidikan dan Cendekiawan Islam serta Sekretaris MUI Kota Padang, Mulyadi Muslim.

Namun, sejak keempat nama tersebut digaungkan, tak ada kepastian siapa orang yang menjadi pasangan Hendri Septa memimpin Kota Padang.

Disorot DPRD

Hal tersebut kemudian memantik perhatian dari Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye.

Dia menilai, kursi Wawako Padang yang lama kosong terkesan dirumitkan oleh PKS dan PAN selaku partai pengusung.

Padahal, katanya, jika lebih serius, seharusnya kursi orang nomor dua tersebut sudah bisa ditentukan lebih cepat.

“Sebenarnya tak ada yang rumit prosesnya, kami sayangkan hal ini tak kunjung terlaksana. Hendri Septa yang juga Ketua DPD PAN tidak serius juga kayaknya,” katanya.

Baca juga: Minta Wali Kota Punya Wakil, Audy Joinaldy: Lihat Saya dengan Buya

Menurutnya, jika Hendri Septa lebih peduli dengan masalah kota yang banyak terbengkalai, tentu dia akan mengurus siapa pendampingnya ke tingkat pusat.

Ketua DPRD, Syafrial Kani bahkan menyebut keberadaan Wawako Padang sudah masuk ke tingkat urjensi.

“Kami tak ingin masyarakat menyalahkan DPRD Padang karena kekosongan kursi Wawako ini, banyak persoalan di Kota Padang yang harus diselesaikan,” ujarnya. (*)

Pos terkait