Ini Lokasi Lengkap SPBU di Sumbar yang Wajibkan Daftar MyPertamina Bagi Pengguna BBM Bersubsidi

Ini Lokasi Lengkap SPBU di Sumbar yang Wajibkan Daftar MyPertamina Bagi Pengguna BBM Bersubsidi
Ilustrasi SPBU. (Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga)
HALONUSA.COM - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Barat (Sumbar) mulai mewajibkan pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk mendaftar terlebih dahulu di aplikasi MyPertamina.

Penerapan aturan tersebut mulai berlaku mulai 1 Juli 2022.

Empat SPBU tersebut yakni SPBU 14.261.530 yang berada di Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi.

Kemudian, SPBU 14.264.566 di Bangkaweh, Ladang Laweh, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam.

Selanjutnya, SPBU 14.271.536 di Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang.

Terakhir yakni SPBU 14.272.510 di Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar.

Subsidi Membengkak

Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengatakan, selama ini sebagian besar masyarakat yang tidak berhak justru mengisi BBM dengan Pertalite dan solar subsidi. Hal ini tentu membuat anggaran membengkak.

"Subsidi Pertalite dan Solar bersubsidi ini sudah mencapai Rp443 triliun, nilai yang sangat besar," kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini.

Baca juga: Andre Rosiade Usul Warga yang tidak Punya Ponsel Bisa Daftar MyPertamina di Pom Bensin

Sehingga, Pertamina Patra Niaga mengambil langkah ujicoba penyaluran Pertalite dan solar bagi pengguna yang sudah terdaftar di sistem MyPertamina.

Pengaturan dilakukan karena selama ini konsumen yang tidak berhak mengonsumsi Pertalite dan solar. Jika tidak diatur, kuota yang telah ditetapkan tiap tahun akan jebol.

"Kami menyiapkan laman subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022. Sistem ini membantu kami dalam mencocokkan data pengguna," kata Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution.

Masyarakat yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan solar dapat mendaftarkan datanya melalui laman ini, harus menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar.

Selain itu, pendaftaran tersedia di semua laman MyPertamina subsiditepat.mypertamina.id.

Pengguna yang sudah mendaftarkan kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui e-mail yang didaftarkan.

Pengguna terdaftar akan mendapatkan kode bar khusus yang menunjukkan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan solar.

"Yang terpenting adalah memastikan menjadi pengguna terdaftar di laman MyPertamina, jika seluruh data sudah cocok, maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital. Inilah yang kami harapkan, Pertamina dapat mengenali siapa saja konsumen Pertalite dan solar sehingga ke depannya, bisa menjadi acuan dalam membuat program ataupun kebijakan terkait subsidi energi bersama pemerintah sekaligus melindungi masyarakat yang saat ini berhak menikmati bahan bakar bersubsidi," imbuhnya.

Baca juga: 5 Provinsi Wajib Registrasi di MyPertamina Jika Gunakan BBM Bersubsidi, Ini Daerah dan Cara Daftarnya

Ketentuan untuk pengguna yang berhak membeli BBM Subsidi telah diatur sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 191 tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian dan harga jual eceran BBM.

Selain itu juga terdapat Surat Keputusan (SK) Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) nomor 04/P3JBT/BPH Migas/Kom/2022 tentang Pengendalian Penyaluran Jenis Bahan Bakar Tertentu oleh Badan Usaha Pelaksana Penugasan pada Konsumen Pengguna Transportasi Kendaraan Bermotor untuk Angkutan Orang atau Barang. (*)

Berita Lainnya

Index