Ini Modus IRT yang Curi Sepeda Motor di Padang Hingga Dibawa ke Pesisir Selatan

Tim Satreskrim Polresta Padang Mengamankan pelaku
Tim Satreskrim Polresta Padang Mengamankan pelaku

HALONUSA.COM – Ibu Rumah Tangga (IRT) yang dibekuk tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang atas dugaan pencurian sepeda motor memiliki modus yang berbeda dari biasanya.

Modus yang dilakukan oleh IRT dengan inisial RJ tersebut adalah dengan berpura-pura menyelamatkan seseorang yang sedang kecelakaan.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Andriansyah Putra mengatakan bahwa aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku tersebut berawal saat korban atas nama Radit mengalami kecelakaan di daerah Teluk Bayur pada 27 November 2022 lalu.

Bacaan Lainnya

“Saat mengalami kecelakaan tersebut, pelaku ini menolong korban hingga korban dibawa ke rumah sakit oleh warga sekitar,” lanjutnya.

Setelah itu, tersangka langsung menghubungi keluarga korban dan mengatakan bahwa yang bersangkutan mengalami kecelakaan, tetapi dia langsung membawa sepeda motor korban.

“Setelah itu, nomor handpon tersangka ini sudah tidak bisa lagi dihubungi hingga Senin 28 November 2022 dia melaporkannya ke Mapolresta Padang,” lanjutnya.

Sebelumnya, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) dibekuk tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang di daerah Siguntur, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir selatan.

Perempuan berinisial RJ tersebut dibekuk saat berada di rumahnya di daerah tersebut.

Kasat Reskrim mengatakan bahwa penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan korban yang mengaku kehilangan sepeda motornya.

“Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan terkait pelaku,” katanya.

Setelah melakukan penyelidikan, pihaknya mandapati bahwa pelaku adalah RJ yang merupakan seorang IRT di daerah Kabupaten Pesisir Selatan.

“Tim langsung menuju lokasi untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku ini,” lanjutnya.

Saat sampai di lokasi, pihaknya langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan pelaku beserta barang bukti kejahatan.

“Kami mengamankan satu unit sepeda motor yang dicuri oleh pelaku dan langsung kami bawa ke Mapolresta Padang,” lanjutnya.

Ia mengatakan, tersangka akan diancam pasal 362 Jo 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

Pos terkait