Upacara yang dilaksanakan di Kompleks Lubuk Intan dan Pesona 2, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang tersebut juga melibatkan warga setempat dan dipimpin oleh seorang pensiunan polisi berpangkat Komisaris Besar (Kombes).
Seluruh petugas upacara, berasal dari warga, mulai pembawa acara, petugas pengibar bendera, pembaca Pancasila, pembaca teks UUD 45, hingga doa, dan peserta upacara semuanya warga setempat.
Pantauan di lokasi upacara, kegiatan tersebut diikuti oleh sebagian besar emak-emak yang menggunakan pakaian dengan nuansa bendera merah putih.
Tidak hanya kaum emak-emak, para anak-anak juga ikut dilibatkan dengan menggunakan seragam sekolah dan kaum bapak-bapak memakai seragam batik.
[caption id="attachment_36043" align="alignnone" width="711"]

Pemimpin upacara, Kombes (Purn) Arliyus mengatakan, kegiatan yang diinisiasi oleh Dwi Jatmiko disambut antusias oleh masyarakat setempat.
"Beberapa waktu lalu kami telah melakukan beberapa kali latihan hingga pagi tadi," katanya, Rabu (17/8/2022).
Arliyus mengaku bangga dan terharu dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut.
"Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini. Ini juga bentuk kecintaan kecintaan rasa syukur terhadap pendahulu pejuang kemerdekaan Indonesia," katanya.
Salah seorang peserta upacara, Luber Pohan , 72 tahun, ikut upacara meski kondisinya sudah tak lagi muda.
Dengan semangat dirinya mengikuti upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-77 tahun, meski sudah renta.
"Ini bentuk penghargaan saya kepada para pahlawan kita, meski saya sendiri sudah tua dan susah berdiri namun ini tak menyurutkan semangat saya," ujarnya. (*)
Baca juga:
https://halonusa.com/senam-dengan-baju-daster-emak-emak-di-ujung-tanah-padang-sambut-hut-ri-ke-77/