IPSI Kota Padang Sosialisasikan Perubahan Aturan Pertandingan, Pesilat Tak Bisa Lagi Ulur Waktu

Aturan baru pencak silat. (Foto: Dok. Istimewa)
Aturan baru pencak silat. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang mensosialisasikan perubahan aturan dalam pertandingan.

Perubahan tersebut berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) IPSI tahun 2016 tentang perubahan peraturan pertandingan dengan peraturan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Peraturan pertandingan hasil Munas IPSI tahun 2016 ini resmi diberlakukan setelah PON Papua beberapa waktu lalu,” kata Ketua IPSI Kota Padang, Zulhardi Z Latief, Minggu (30/1/2022).

Zulhardi memastikan seluruh unsur pelatih dan wasit yang ditugaskan memahami aturan yang telah diterapkan oleh Pengurus Besar (PB) IPSI.

“Yang jelas kami sangat siap bertanding dengan aturan baru ini, saat ini ada 80 wasit dan juri yang sudah terdaftar di IPSI Kota Padang,” katanya.

Dilansir dari laman PB IPSI, aturan pertandingan berdasarkan Munas IPSI tahun 2016 di antaranya mencakup prosedur penimbangan.

Penimbangan akan dilakukan pada pagi hari pertandingan sebelum pertandingan pertama dimulai dan hanya mereka yang dijadwalkan bertanding pada hari yang sama.

Selama proses penimbangan, para atlet harus selalu menggunakan seragam pencak silat standar tanpa sabuk, pelindung kemaluan atau pelindung lainnya.

Jika seorang atlet pencak silat tersebut mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, maka diberikan pilihan untuk melepaskan semua atribut dan diganti menggunakan handuk yang telah disediakan.

Para atlet yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan disiapkan ruang terpisah untuk ditimbang.

Kemudian, dalam aturan terbaru PB IPSI, semua serangan yang mengarah ke perlindungan tubuh diperbolehkan.

Pos terkait