Irigasi Rusak Bikin Sawah Terlantar, Dinas PSDA Pessel Ngaku Tak Tahu

×

Irigasi Rusak Bikin Sawah Terlantar, Dinas PSDA Pessel Ngaku Tak Tahu

Bagikan berita
Irigasi di Batang Surantih di wilayah Koto Panjang, Nagari Koto Nan Tigo, Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.
Irigasi di Batang Surantih di wilayah Koto Panjang, Nagari Koto Nan Tigo, Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.

Baca juga: Embat Dompet Penumpang, Polisi Padang Tangkap Oknum Sopir Travel Pessel

"Irigasi ini memang rusak berat sejak satu tahun lalu. Air dari saluran ini bisa tetap mengalir ke hilir. Tapi rusak, maka kami terpaksa menanam padi menunggu hujan turun," ungkap warga lainnya, Iid (38).

Rusaknya irigasi sudah dilaporkan ke instansi terkait, seperti pemerintah nagari dan PSDA, namun sampai saat ini masih saja belum ada upaya perbaikan.

"Kerusakan salurannya sangat fatal, biaya untuk perbaikannya menelan anggaran besar. Makanya kami tidak mungkin dapat memperbaiki dengan anggaran swadaya," ujarnya.

Warga berharap kepada pemerintah Kabupaten dan pemerintah Provinsi Sumbar supaya dapat segera memperbaiki irigasi yang rusak parah ini, agar usaha masyarakat di sektor pertanian terbantu.

Baca juga: Nasrul Abit Unggul di TPS 01 Sungai Aqsa Pessel, Mahyeldi Menang Telak di TPS Sendiri

Kabid Irigasi Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pesisir Selatan, Feri mengaku, pihaknya tidak mengetahui sama sekali irigasi yang rusak sejak satu tahun lalu.

Alasannya, irigasi tersebut adalah kewenangan provinsi bukan kewenangan kabupaten.

"Selama ini kami tidak mengetahui irigasi di wilayah Nagari Koto Nan Tigo itu rusak, dan selama ini warga setempat atau pemerintah nagari pun tidak ada yang melaporkan," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mensiasati dengan langkah melaporkan kepada pemerintah provinsi melalui proposal. Proposal tersebut terlebih dahulu dibuat oleh pemerintah nagari.

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini