Jainudin Meninggal di Kebun Usai Memetik Cabai di Kebun Bener Meriah

Jainudin Meninggal di Kebun Usai Memetik Cabai di Kebun Bener Meriah
Jainudin, warga pemetik cabai meninggal di kebun warga di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) mengevakuasi jenazah. (Polsek PermataHalonusa.com)

HALONUSA.COM – Jainudin 50 tahun meninggal di kebun usai memetik cabai di perkebunan warga di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Kepolisian Sektor Permata Polres Bener Meriah beserta tim gabungan mengevakuasi jenazah warga Kampung Empus Talu Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Bacaan Lainnya

Jainudin, kata Kapolsek Permata Iptu Bandaharo Halomoan Nasution. Meninggal sekira pukul 19.30 WIB, lokasi berjarak 10 KM dari jalan lintas KKA Aceh Utara.

Iptu Bandaharo Halomoan Nasution menerangkan, korban bersama Samian, saksi. Saksi tidak kuat mengevakuasi dan meninggalkan korban mencari pertolongan.

“Kami pun langsung bergerak ke lokasi dan mengevakuasi,” ungkapnya.

Proses evakuasi itu melibatkan tim kesehatan Puskesmas Buntul Kemumu, personel BPBD Kabupaten Bener. Termasuk Basarnas Bener Meriah, prajurit TNI dan masyarakat Kampung Seni.

“Usai melakukan visum lalu mengantar jenazah ke rumah duka. Hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban,” ungkapnya.

Kapolsek Permata Iptu Bandaharo Halomoan Nasution menyebut, korban mengidap penyakit sesak nafas, sesuai keterangan saksi.

Kronologi Jainudin Memetik Cabai

Zainudin bersama saksi saat itu berjalan kaki ke kebun milik Saprijal, terletak di Dusun Sara Ine Kampung Negeri antara tidak jauh dari Kampung Empus Talu.

Berangkat ke kebun warga untuk memetik cabai yang telah Saiman tanam. Sama-sama berangkat. Saiman merasa curiga, karena korban yang seharusnya berada di belakang, tiba-tiba tidak terlihat.

Pos terkait