Jangan Cemas, BMKG Sebut Gempa Bukittinggi karena Ini

Ilustrasi gempa. (Foto: Dok. Pixabay)
Ilustrasi gempa. (Foto: Dok. Pixabay)

HALONUSA.COM – Gempa dengan magnitudo 3,5 mengguncang Kota Bukittinggi pada Minggu (18/9/2022) pukul 13.46 WIB. Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak cemas.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahada mengatakan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Sumatera Segmen Sianok.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,35 lintang selatan dan 100,34 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di Darat pada lima kilometer Barat Daya Bukittinggi dengan kedalaman 10 kilometer,” kata Suaidi dalam keterangan tertulis.

Bacaan Lainnya

Gempa tersebut, kata Suaidi, selain dirasakan di Bukittinggi juga dialami oleh masyarakat Kota Padang Panjang dengan skala II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Suaidi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa sebelum kembali ke dalam rumah,” imbuhnya.

Masyarakat bisa mendapatkan informasi seputar gempa yang bersumber dari BMKG dan disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), laman bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id.

Kanal telegram t.me/InaTEWS_BMKG atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android) dengan kata pencarian wrs-bmkg atau infobmkg. (*)

Pos terkait