Jelang Lebaran, Polda Sumbar Ungkap Kasus Perdagangan Manusia Libatkan Perempuan Ini

setelah bebas dari LP Kelas II A Banda Aceh, NAS (56) kembali ditangkap polisi akibat telah melakukan tindak pidana Pemerkosaan dan Pelecehan
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: Pixabay)

HALONUSA.COM – Polda Sumbar mengungkap kasus perdagangan manusia melalui seorang muncikari di salah satu hotel Kota Padang.

Pelaku yang diketahui berinisial TA, 35 tahun diduga kuat menjadi dalang tindak perdagangan manusia melibatkan dua perempuan berinisial SA, 21 tahun dan YF, 19 tahun.

“Pelaku menawarkan dua perempuan itu kepada laki-laki lain,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, Senin (25/4/2022).

Bacaan Lainnya

Satake Bayu mengatakan, TA ditangkap pihaknya di kawasan Bundo Kanduang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang pada Sabtu (16/4/2022) malam oleh Ditreskrimum Polda Sumbar.

“TA ini berperan menentukan tarif dan tempat kencan kepada lelaki hidung belang,” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan polisi terungkap, TA menawarkan dua ‘anak binaannya’ dengan harga Rp1 juta dan dibagi dua. Aksinya itu dilakukan sejak 2021 lalu.

“TA menelepon perempuan itu setelah dipesan pelanggan, perempuan itu bukan warga Padang,” katanya.

Hingga berita ini dirampungkan, polisi masih memeriksa tersangka untuk memperoleh informasi baru.

“Pengakuannya, dia telah menjual SA sebanyak dua kali dan YF satu kali, kedua perempuan itu bukan warga Padang,” ujarnya.

Saat ini, pelaku sudah ditahan di Polda Sumbar denga barang bukti masing-masing dua kunci kamar, alat kontrasepsi dan telepon seluler (ponsel).

Sementara kedua perempuan dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita, Andam Dewi, Kabupaten Solok. (*)

Pos terkait