Jembatan Gantung Luhung Pesisir Selatan Memperihatinkan, Sempat Ditutup PUPR karena Membahayakan Pengendara

Jembatan Gantung Luhung Pesisir Selatan Memperihatinkan, Sempat Ditutup PUPR karena Membahayakan Pengendara
Jembatan Gantung di Kenagarian Pasar Baru. (Foto: relasipublik)

HALONUSA.COM - Kondisi Jembatan Gantung di Kenagarian Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan sangat memprihatinkan.

Jembatan alternatif penghubung antara Kampung Luhung dan pasar ini terlihat sudah sangat parah dan membahayakan bagi pengendara yang melaluinya.

Kendati demikian sejumlah pengendara roda dua masih nekat melalui jembatan yang terlihat sudah keropos ini. Selain berkarat kondisi lantai jembatan juga sudah terlihat banyak yang berlubang.

Salah seorang warga setempat mengatakan, sudah tak terhitung lagi jumlah pengendara yang terjatuh di jembatan tersebut.

"Bahkan ada yang sampai ke sisi kanan jembatan yang melintas di atas Sungai Batang Lumpo tersebut," katanya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska menyebutkan, anggaran perawatan jembatan tersebut sudah tidak ada sejak 3 tahun terakhir. Hal ini dikarenakan kondisi jembatan yang sudah rusak parah sehingga tidak mungkin lagi untuk diperbaiki karena posisinya yang berada dekat dengan pantai sehingga terus berkarat.

"Pihak PUPR juga sempat menutup jembatan tersebut agar tidak lagi dilalui pengendara karena sudah tidak layak dan membahayakan namun masih saja tetap dilewati oleh pengendara yang nekat," katanya.

Fahresi menambahkan, pembangunan jembatan baru sudah diajukan ke Kementerian PUPR dengan anggaran Rp27 miliar. Namun hingga saat ini masih dalam tahapan pengajuan.

"Untuk ke depan ini sudah kita coba usulkan ke Kementerian PUPR melalui Dirjen Bina Marga, kami sudah dua kali mengantarkan proposalnya ke sana. Namun sampai saat ini masih belum ada tindak lanjut nanti juga kita akan tinjau ulang lagi karena kita memang mengusulkan untuk jembatan tersebut diganti menjadi jembatan rangka," katanya. (*)
 

Berita Lainnya

Index