Jual Narkoba ke Polisi, Pria di Pesisir Selatan Dibekuk, Sempat Simpan Sabu di Celana Dalam

Tersangka pengedar narkoba diamankan Polisi (Foto: Istimewa)
Tersangka pengedar narkoba diamankan Polisi (Foto: Istimewa)

HALONUSA.COM – Seorang pria di Kabupaten Pesisir Selatan RA (30) dibekuk tim Satuan Reserse Narkoba Polres Pesisir Selatan, Selasa 18 Oktober 2022.

Penangkapan tersebut dilakukan saat tersangka ingin menjual narkoba jenis sabu-sabu kepada polisi yang menyamar sebagai pembeli.

“Penangkapan ini berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa tersangka ini merupakan pengedar narkoba jenis sabu-sabu di daerah Pesisir Selatan ini,” kata Ps Kasat Resnarkoba Polres Pesisir Selatan, Iptu Riki Yovrizal.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut, tim opsnal Satres Narkoba Polres Pesisir Selatan langsung melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan, kami menemui bahwa tersangka memang merupakan seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan kami langsung merencanakan penangkapan,” katanya.

Untuk penangkapan terhadap tersangka, pihaknya mengatur salah seorang personel yang menyamar akan membeli narkoba jenis sabu-sabu kepada tersangka.

“Setelah memesan melalui, handpon, tersangka ini bersedia mengantarkan narkoba jenis sabu-sabu ini dan kami mulai bersiap untuk melakukan penangkapan,” lanjutnya.

Saat bertemu dengan salah seorang personel polisi yang menyamar sebagai pembeli, tersangka langsung diamankan dan menenyakan terkait barang bukti narkoba yang akan diantarkan tersebut.

“Saat kami menanyakan terkait barang bukti, tersangka tidak mengakuinya dan terus mengelak,” lanjutnya.

Karena tersangka terus mengelak, tim Satresnarkoba Polres Pesisir Selatan langsung melakukan penggeledahan dan akhirnya mendapatkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu di celana dalam tersangka.

“Kami mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa 1 paket sedang narkotika golongan I jenis sabu yang dibungkus plastik klip bening, 1 paket kecil narkotika gol I jenis sabu yang dibungkus plastik klip bening, dan 1 unit Hp android merk Vivo warna merah hitam,” katanya.

Tersangka akan diancam dengan pasal 112 Jo 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (*)

Pos terkait