Kadatangan dari Luar Negeri Hanya Boleh di 6 Bandara ini

Sejumlah calon penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjalani prosedur pemeriksaan sebelum terbang. (Foto: Dok. Istimewa)
Sejumlah calon penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjalani prosedur pemeriksaan sebelum terbang. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Pemerintah Republik Indonesia memutuskan untuk penerbangan Internasional hanya bisa dilakukan pada enam Bandara saja.

Hal tersebut diatur dalam nstruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 01 dan 02 Tahun 2022.

Dalam Inmendagri Nomor 01 Tahun 2022 mengatur tentang PPKM Jawa-Bali salah satunya memuat tentang pembatasan pintu masuk penumpang internasional di jalur udara, laut, dan darat.

Bacaan Lainnya

Disebutkan bahwa pintu masuk melalui jalur udara kini dibuka di 6 bandara yang tersebar di sejumlah titik.

Berikut 6 Bandara yang ditunjuk tersebut:

1. Bandara Soekarno Hatta di Tangerang Provinsi Banten

2. Bandara Juanda di Sidoarjo Provinsi JawaTimur

3. Bandara Ngurah Rai di Denpasar Provinsi Bali

4. Bandara Hang Nadim di Batam Provinsi Kepulauan Riau

5. Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau;

6. Bandara Sam Ratulangi di Manado Provinsi Sulawesi Utara.

Kemudian, dalam aturan yang sama disebutkan, pintu masuk jalur laut di Bali dan Kepulauan Riau dapat menggunakan kapal pesiar (cruise) dan kapal layar (yacht).

Sementara Inmendagri Nomor 02 Tahun 2022 mengatur tentang PPKM luar Jawa-Bali berkaitan hal yang sama.

Aturan tersebut memuat ketentuan tentang pintu masuk WNI pelaku perjalanan internasional melalui jalur udara yang tersebar di 6 titik bandara.

Disebutkan pula dalam Inmendagri, bahwa pintu masuk jalur laut bagi WNI dari luar negeri melalui pelabuhan Batam dan Tanjung Pinang di Provinsi Kepulauan Riau, serta Nunukan di Provinsi Kalimantan Utara.

Lalu, untuk pintu masuk darat hanya melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk dan Entikong di Provinsi Kalimantan Barat serta Motaain di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Khusus bagi WNA yang masuk ke Indonesia, pintu masuk jalur udara hanya melalui Bandara Soekarno-Hatta di Provinsi Banten, Bandara Juanda di Provinsi Jawa Timur, dan Bandara Sam Ratulangi di Provinsi Sulawesi Utara.

Kemudian, pintu masuk laut di Provinsi Bali dan Provinsi Kepulauan Riau dapat menggunakan kapal pesiar atau kapal layar.

Pos terkait