Kakak di Payakumbuh Nikahi Adik Kandung, Gelapkan Motor Tetangga Buat Biayanya

Ilustrasi pernikahan. (Pixabay.com)
Ilustrasi pernikahan. (Pixabay.com)

HALONUSA.COM – Heboh seorang pria di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), nekat menikahi adik kandungnya.

Pria tersebut berinisial RD (23). Ia merupakan warga Kelurahan Nunang Daya Bangun, Payakumbuh Barat.

Pernikahan sedarah ini terungkap setelah RD ditangkap polisi karena diduga menggelapkan sepeda motor tetangganya.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Sembunyikan Kemesraan, Ayu Ting Ting Diam-Diam Bakal Nikah Awal 2021

Uang hasil penjualan motor tersebut digunakan pelalu untuk kabur ke Jakarta dan menikahi adik kandungnya sendiri.

Dilansir dari Covesia.com, penggelapan motor ini terjadi pada 6 Oktober 2020 silam.

RD meminjam motor Scoopy tetangganya dengan alasan ingin menjemput pakaian ke kelurahan Ibuh.

Setelah motor dipinjamkan, RD menjemput adiknya P yang sudah menunggu di luar gang rumah.

Baca juga: Kelurahan Nunang Daya Bangun, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh

Dengan motor ini, RD dan P berangkat ke Pekanbaru. Keesokan harinya yakni tanggal 7 Oktober 2020, RD menjual motor Scoopy ini dengan harga Rp 1,5 juta.

Kemudian dengan uang ini, RD dan P berangkat ke Jakarta menggunakan bus dan terus ke Bekasi.

Setelah di Bekasi, RD dan P menikah siri. Hal ini terlihat dari berkas yang dibawa RD. Sedangkan P saat ini telah hamil 1 bulan.

Karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan di Bekasi, RD kehabisan uang dan memutuskan untuk pergi ke Duri, Riau.

Baca juga: Kelurahan Nunang Daya Bangun Dicanangkan sebagai Kelurahan Bersinar di Kota Payakumbuh

Namun, setiba di Palembang uangnya benar-benar tidak ada lagi. Ia pun berinisiatif untuk menemui perantau Minang di Palembang untuk meminta uang.

Dari pertemuan ini, perantau di Palembang meng-upload foto RD dan P di grup media sosial perantau Minang dan dilihat oleh keluarganya sendiri.

Dari sini, keluarga melacak keberadaan RD dan meminta perantau untuk mengarahkan kakak beradik ini ke Sumbar.

Kemudian perantau di Palembang ini memberikan uang dan memesan bus ke Sumbar dan berhenti di terminal Padang Panjang, Sabtu (09/12/2020) sekitar pukul.09.00 WIB.

Baca juga: Sejarah Cagar Budaya Eks Rumah Pejabat Belanda (Apotik Bhakti Medika Farma) di Kota Payakumbuh

Pos terkait