Kebakaran di Padang, Jangan Ragu Hubungi Nomor Ini

Petugas memadamkan api yang membara di lokasi kebakaran. (Foto: Dok. Istimewa)
Petugas memadamkan api yang membara di lokasi kebakaran. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Dinas Damkar Kota Padang meminta siapapun masyarakat yang melihat atau mengetahui kejadian kebakaran untuk segera melapor.

Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Budi Payan memastikan bahwa pihaknya merespons laporan yang masuk dalam hitungan detik.

“Keselamatan anda prioritas kami,” kata Budi Payan dalam keterangan tertulis, Jumat (26/8/2022).

Bacaan Lainnya

Dirinya mengimbau kepada masyarakat Kota Padang memperhatikan instalasi listrik di rumah masing-masing.

Instalasi yang baik dan aman menurut Budi adalah yang sudah memiliki sertifikat laik operasi (SLO) dan direkomendasikan oleh Konsuil.

“Saat sekarang kebanyakan instalasi listrik di rumah warga banyak yang tidak punya SLO sehingga kalau dipakai lama sering terjadi konsleting,” katanya.

Kemudian, masyarakat diminta tidak menumpuk colokan listrik di satu stop kontak karena rawan korsleting.

“Jika akan bepergian, tolong periksa apakah kompor sudah dimatikan dan semua peralatan yang memakai listrik juga sudah dimatikan atau dicabut dari stop kontak,” katanya.

“Jangan biarkan anak-anak bermain api apakah lilin, kembang api atau sejenisnya tanpa pengawasan dari orang tua,” sambungnya.

Budi mengingatkan untuk tidak pernah meninggalkan kompor yang sedang hidup walaupun sedang memasak.

“Sering terjadi kebakaran karena ibu-ibu yang sedang memasak kemudian meninggalkan dapur kemudian lupa kalau dia sedang memasak,” katanya.

Kemudian, tmembakar sampah sembarangan, karena juga sering berakibat api menjalar dan membuat kebakaran.

“Jangan buang puntung rokok sembarangan. Kalau ada apa-apa cepat hubungi Dinas Damkar Kota Padang di nomor telepon (0751) 28558,” katanya.

Terakhir, Budi mengimbau masyarakat agar jangan menumbuk bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam rumah, seperti minyak tanah, bensin dan lain sebagainya.

“Kadang-kadang masyarakat ada juga yang menumpuk minyak dengan jeriken di rumah,” tuturnya. (*)

Pos terkait