Kebakaran PLTU Teluk Sirih, PLN Butuh Waktu 25 Hari untuk Perbaikan

Olah TKP Kebakaran di PLTU Teluk Sirih. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Olah TKP Kebakaran di PLTU Teluk Sirih. (Foto: Dok. Polresta Padang)

HALONUSA.COM – Perusahaan Listrik Negara (PLN) membutuhkan waktu hingga 25 hari untuk memperbaiki Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sirih yang mengalami kebakaran.

Hal tersebut disampaikan General Manager (GM) PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan (UIK SBS), Djoko Mulyono.

Bacaan Lainnya

“Hasil identifikasi sementara, kami butuh waktu sekitar 25 hari untuk melakukan perbaikan kerusakan,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (9/1/2022).

Baca juga: PLTU Teluk Sirih Kebakaran, Pekerja Sempat Diingatkan Sebelum Meninggal

Djoko mengeklaim, kejadian tersebut tidak berdampak terhadap pasokan energi listrik ke masyarakat di wilayah Sumatera Barat (Sumbar).

“Kami tetap menyediakan listrik di Sumbar dengan prinsip andal dan aman meski ada peristiwa kebakaran ini,” ucapnya.

Baca juga: Penyebab Kebakaran PLTU Teluk Sirih yang Tewaskan 1 Pekerja hingga Tak Libatkan Damkar Padang

Dalam peristiwa kebakaran pada Sabtu (8/1/2022) dini hari tersebut, satu pekerja di dilaporkan meninggal dunia.

Kapolsek Bungus Teluk Kabung, Kompol Zamzami mengatakan, lokasi kejadian berada di Belt Conveyor Area 78 Pembangkit Unit 1.

Baca juga: PLTU Teluk Sirih Kebakaran Tanpa Dibantu Damkar Padang, Ini Alasannya

“Pada saat proses pemadaman terjadi laka kerja menyebakan satu pekerja meninggal dunia karena terjatuh pada saat memadamkan api di area Belt Conveyor tersebut,” katanya.

Baca juga: 1 Pekerja di PLTU Teluk Sirih Meninggal Akibat Kebakaran, Ini Identitasnya

Pos terkait