Kejari Padang Dalami Keterangan Tambahan Mantan Ketua KONI Sumbar Soal Korupsi Dana Hibah

Kasi Intel Kejari Padang Roni Saputra (kiri) dan Kasi Tipidsus Kejari Padang Therry Gutama (kanan) saat memberikan keterangan usai memeriksa mantan Ketua KONI Sumbar, Agus Suardi. Selasa (22/3/2022) [Tanharimage/Halonusa]
Kasi Intel Kejari Padang Roni Saputra (kiri) dan Kasi Tipidsus Kejari Padang Therry Gutama (kanan) saat memberikan keterangan usai memeriksa mantan Ketua KONI Sumbar, Agus Suardi. Selasa (22/3/2022) [Tanharimage/Halonusa]

HALONUSA.COM – Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang mengantongi nama pejabat yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang periode 2018-2020.

Informasi tersebut setelah tim penyidik melemparkan dua pertanyaan kepada mantan Ketua KONI Sumbar, Agus Suardi . Dalam ruangan Tipidsus Kejari Padang, Selasa (22/3/2022).

Bacaan Lainnya

“Kami memintai keterangan saudara Abien atau Agus Suardi sebagai saksi pada hari ini. Sebelumnya ia juga telah ditetapkan sebagai tersangka termasuk Nazar dan Davitson,” ungkap Kasi Intel Kejari Padang Roni Saputra.

Ketiga dari mereka saling memberikan keterangan terkait dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Padang tahun anggaran 2018, 2019 dan 2020.

“Agus Suardi kami periksa sebagai saksi para tersangka saat ini,” ungkap Roni Saputra turut mendampingi Kasi Tipidsus Kejari Padang, Therry Gutama.

Keterangan dari mantan Ketua KONI Padang dan juga sempat menjabat Ketua KONI Sumbar itu kata Roni, penyidik akan mengolah datanya. Walau dari sejumlah pernyataan saksi Agus Suardi menyeret nama Ketua PSP Padang pada periode itu.

“Kami belum memberikan keterangan dalam, karena keterangan itu baru kami dapatkan dan tentunya kami mengolah datanya dulu. Setelah ini kami sampaikan kembali,” ungkapnya.

Tidak tertutup kemungkinan akan memanggil yang bersangkutan sesuai dengan pernyataan mantan Ketua KONI Sumbar, Agus Suardi kepada penyidik. Hanya saja Kasi Intel Kejari Padang itu tidak ingin menyebut nama pejabat yang juga dulunya duduk sebagai wali kota di Padang. (*)

Pos terkait