Kejari Padang Tahan 2 Tersangka Korupsi KONI Padang, Kerugian Negara Capai Rp3 Miliar

Tersangka korupsi dana hibah KONI Padang dibawa tim Kejari Padang ke Rutan Anak Air Kelas IIB dan ditahan selama 20 hari ke depan. (Foto: Dok. Istimewa)
Tersangka korupsi dana hibah KONI Padang dibawa tim Kejari Padang ke Rutan Anak Air Kelas IIB dan ditahan selama 20 hari ke depan. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap II) terhadap tersangka kasus dugaan korupsi dana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang tahun anggaran 2018-2020.

Dua tersangka yang berinisial DS, Wakil Ketua 1 KONI Padang dan N, Wakil Bendahara II. Mereka diserahkan pada Rabu (18/5/2022) pagi.

Bacaan Lainnya

Keduanya ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Anak Air Kelas IIB Padang karena perbuatannya dinilai merugikan keuangan negara hingga Rp3 miliar.

“Satu tersangka berinisial AS saat ini sedang sakit dan ada surat keterangan dari dokter, sehingga dipanggil ulang,” kata Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau Kejari Padang, Budi Sastera.

Sementara itu kuasa hukum N, yaitu Putri Deyesi Rizki, mengatakan, bahwa kliennya sabar dan tabah dalam menjalani perkara hukum yang sedang dijalani.

“Saya sebagai kuasa hukum tersangka telah memberikan pemahaman hukum. Jadi pada intinya, kami hormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Hasil audit sementara beberapa waktu lalu, akibat dugaan Korupsi dana hibah KONI Padang tahun anggaran 2018-2020, kerugian ditimbulkan sebesar Rp3.099.000.000.

Seperti diketahui, KONI Padang menerima bantuan dari hibah dari Pemko Padang.

Bantuan dana hibah tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang dengan rincian tahun 2018 sebesar Rp6.750.000.000.

Kemudian, pada tahun 2019 sebesar Rp7.458.200.000, dan tahun 2020 sebesar Rp2.450.000.000.

Pos terkait