Kesemrawutan Data Vaksin Covid-19 di Sumbar, Polisi Sebut Indikasi Keterlibatan Joki

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto. (Foto: Dok. Istimewa)
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Polda Sumbar menduga ada keterlibatan joki dalam kesemrawautan data vaksinasi Covid-19 yang menghebohkan masyarakat beberapa waktu belakangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto saat dikonfirmasi awak media, Jumat (3/6/2022) siang.

Bacaan Lainnya

“Kemungkinan terburuknya ada joki atau masyarakat yang dulu menginginkan sembako atau uang transportasi atau doorprize menggunakan data orang lain,” kata Satake Bayu.

Meski demikian, kata Satake Bayu, pihaknya juga menduga ada sejumlah gangguan pada jaringan atau sistem ataupun juga human error.

“Kami menyelidiki terkait hal itu, dan juga mengecek terkait adanya penyampaian dari masyarakat. Kami belum mendapatkan juga dimana saja, tapi di satu sisi kami cek di mana saja,” katanya.

Satake Bayu meminta kepada masyarakat yang sudah mendapat sertifikat vaksin Covid-19 namun belum disuntik untuk melapor ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Sumbar.

“Nanti masyarakat itu akan dilakukan vaksin, kebetulan kami juga masih membuka gerai vaksin,” tuturnya. (*)

Pos terkait