Kisah Bripka Reszil, Bintara Pertama di Sumbar Kejar Gelar Doktor hingga Tidur dengan Buku

Bripka Reszil Mustesiswara. (Foto: Dok. Istimewa)
Bripka Reszil Mustesiswara. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Bripka Reszil Mustesiswara, namanya mungkin tak begitu populer di sebagian kalangan masyarakat.

Namun siapa sangka, anggota kepolisian dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) tersebut tengah memburu gelar Doktor atau Strata-3 hingga sempat tidur dengan buku.

Bisa dibilang, dia merupakan Bintara pertama di Sumbar yang tengah mengejar gelar yang lebih diperuntukkan untuk perwira kepolisian atau ASN golongan II ke atas.

Bacaan Lainnya

Bripka Reszil mahasiswa Program Doktor Kajian Lingkungan dan Pembangunan di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (FE UNP).

Demi mengejar gelarnya tersebut, tak jarang ayah dari Muhammad Feroz Relota dan Xena Halona Relota tersebut harus menyisihkan uang Rp500 ribu dari gajinya untuk kuliah.

Bripka Reszil Mustesiswara. (Foto: Dok. Istimewa)
Bripka Reszil Mustesiswara. (Foto: Dok. Istimewa)

Betapa tidak, untuk kuliah di tingkat S3, dibutuhkan biaya hingga Rp12 juta per semester. Sementara, Bripka Reszil hanya seorang polisi berpangkat bintara.

“Saya sempat berfikir panjang untuk melanjutkan studi menjadi Doktor, karena ini memakan biaya yang banyak, sementara saya juga ada tanggungan biaya keluarga dan dua anak yang masih sekolah,” katanya.

Jauh sebelum mengejar gelar Doktor dan Magister, Reszil menyelesaikan S1 Manajemen di STIE KBP Padang dan S2 di kampus yang sama.

“Pada saat itu saya hanya ingin kuliah di semester satu saja untuk tahu siapa yang mengajar, belajar dan apa yang dipelajari,” ungkapnya.

Tidur dengan Buku

‘Kegilaan’ Bripka Reszil dengan dunia pendidikan tak main-main.

Di tengah usahanya mendapatkan gelar Doktor, dia selalu menyempatkan membaca buku dan jurnal internasional untuk sejumlah risetnya.

Padahal, dirinya tentu mempunyai kesibukan yang tak sedikit pula sebagai seorang anggota Polri dan bertugas di Polda Sumbar.

Menurutnya, ilmu merupakan hal yang sangat penting bagi siapapun.

“Percuma saja punya semuanya tapi tak berilmu, tidak ada gunanya juga,” katanya.

Saking gigihnya, suami dari Meta Nora Putri ini tidak jarang ketika di rumah, dia tidur dengan buku masih di tangan.

Pos terkait